Kesan Peserta Seminar dan Workshop yang di selenggarakan FKp Unair

NERS NEWS Peserta yang menghadiri Seminar dan Workshop Nasional Keperawatan yang diselenggarakan mahasiswa Prodi Magister dan Doktoral Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKp Unair) pada hari Sabtu (30/11) lalu tampak antusias. Ruang Kahuripan Lt.3 Gedung Rektorat Kampus C Unair yang menjadi pusat kegiatan dipenuhi perawat yang berasal dari berbagai instasi dan daerah.

Beberapa peserta yang sempat kami (tim Ners News) wawancarai mengenai kesan dan pesan terhadap acara tersebut, sebagian besar merasa cukup puas. Tidak bisa dimungkiri, ada juga beberapa kelemahan yang menjadi keluhan peserta.

“Kegiatan hari ini sungguh baik. Panitianya terlihat kompak. Pembicaranya bagus-bagus, berkompeten,” kata Sr. Emilia, SSPs yang sehari-hari bekerja sebagai perawat bedah di RKZ Surabaya, sekaligus sebagai pengajar di Stikes St. Vincentius A. Paulo Surabaya.

Lain lagi menurut Bapak Sutrisno, seorang perawat yang saat ini sedang melanjutkan Pendidikan Ners di Universitas Muhammadiyah Lamongan. Menurutnya, sesi workshop masih dirasa kurang, apalagi jaringan wi-fi terasa kurang stabil. “Sebaiknya nanti diadakan lagi dengan waktu yang lebih lama untuk workshopnya,” harapnya.

Ibu Dinda Utami, salah satu peserta yang datang dari Jogja mengaku puas dengan kegiatan yang dihelat oleh mahasiswa angkatan M12, D1, dan D2 FKp Uniar tersebut. “Saya merasa tidak sia-sia datang dari jauh, sebab materi mengenai penulisan artikel di Scopus itu sangat berhubungan dengan pekerjaan,” kata Asisten Dosen di Stikes Surya Global Yogyakarta itu.

Salah seorang Dosen Unika Widya Mandala, --Ibu Putu Indraswari, mengaku lebih senang dengan sesi workshop karena berkaitan dengan kebutuhan pekerjaannya.”Ada beberapa hal baru yang saya dapatkan selama workshop, salah satu mendeteksi junal predator. Kalau bisa, workshop seperti ini lebih sering diadakan,” tutupnya.

Saat dikonfirmasi ke bagian sekretariat panitia seminar, Dia Amalindah, S.Kep.,Ns yang bertugas menangani eveluasi peserta mendapatkan hasil yang kurang lebih sama dengan sampel yang sempat diwawancara. “Dari semua peserta yang mengisi kuesioner evaluasi secara online, 80% peserta merasa puas. Tapi, banyak juga saran untuk perbaikan acara selanjutnya. Keluhannya macam-macam, kurang lebih sama dengan hasil wawancara,” terangnya.

Ketua panitia penyelanggara, --Pak Hardityo Fajarsiswi, S.Kep.,Ns, mengakui masih ada beberapa kekurangan di beberapa bagian. Meski begitu, tetap disyukuri karena salah satu acara besar seperti seminar dan workshop nasional, bisa berjalan dengan lancar dan secara umum dianggap baik. “Kita sudah berupaya melakukan sebaik mungkin dengan mengerahkan segala kemampuan, waktu dan tenaga. Terima kasih dan proficiat buat semua teman-teman panitia. Kami juga minta maaf kalau ada hal-hal yang kurang berkenan. Semua kritik dan saran dari peserta itu akan menjadi pelajaran yang baik buat perbaikan selanjutnya,” katanya sambil mengatupkan kedua tangan di dada.

Penulis: Saverinus Suhardin (Mahasiswa Magister Keperawatan)

Pin It
Hits 30