Kompas si Penyembuh Luka

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 05 Juli 2017

NERS NEWS - Suatu inovasi baru berhasil dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melalui program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) berupa Kompas kependekan dari “Kompres Penyembuh Luka Aloe Vera”. Tanaman lidah buaya (Aloe vera) lebih dikenal masyarakat sebagai tanaman hias. Padahal tanaman ini mengandung berbagai zat aktif yang dapat dipakai untuk menyembuhkan luka.

Dibawah bimbingan Ibu Elida Ulfiana, S.Kep., Ns., M.Kep, berhasil mengantarkan Muhammad Hidayatullah Al-Muslim, Dinda Dhia Aldin Kholidiyah, Kusnul Oktania (Program A reguler 2016) dan Retno Dwi Susanti (Program A reguler 2014) membuat penyembuh luka dari ekstrak Aloe Vera. Hal yang mendasari inovasi ini salah satunya karena penanganan luka selama ini juga cukup beragam bahkan tak jarang masih menggunakan bahan kimia yang tentunya juga akan berdampak pada kesehatan. Aloe Vera dapat digunakan sebagai obat alami penyembuh luka berkat kandungan saponin yang berfungsi sebagai pembersih sehingga efektif untuk menyembuhkan luka dan tanin yang dapat digunakan sebagai pencegahan terhadap infeksi luka karena mempunyai daya antiseptik.

Penggunaannya cukup sederhana, setelah luka dibersihkan maka kompas segera ditempelkan pada luka. Prinsip kompas ini dengan tetap mempertahankan kelembaban, membantu sel fibroblas membentuk jaringan baru yang menutup luka dan mengurangi jumlah eksudat atau cairan yang keluar dari luka. Produk kompas ini sudah dapat dibeli dengan kemasan yang rapi, praktis dan siap pakai. Dalam satu kemasan berisi tiga biji Kompas yang dijual dengan harga Rp 15.000 atau senilai Rp 5.000 per biji.

Penulis: Ika Nur Pratiwi, S.Kep., Ns., M.Kep

Dipubliskasikan juga: http://surabaya.tribunnews.com/2017/07/04/mahasiswa-unair-buat-obat-penyembuh-luka-dari-ekstrak-lidah-buaya

Pin It
Hits 533

Terpopuler