Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya memperkenalkan Desa Siaga Sehat Jiwa (DSSJ) pada Pekan Internasional Perguruan Tinggi di Asia dan Eropa di Sibiu, Romania.

NERS NEWS - Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, terdiri atas komponen biologis, psikologis, sosial, kultural dan spiritual. Manusia tidak hanya terdiri dari seonggok daging dan tulang saja, tetapi mempunyai tata-nilai, perasaan, penghargaan dan kasih sayang. Penyakit fisik dapat memberikan tanda dan gejala yg relatif jelas, sehingga pilihan terapinya juga cukup jelas. Bagaimana dengan gangguan jiwa...? jiwa adalah unsur manusia yang bersifat non materi (ada komponennya tetapi tidak kasat mata bentuknya), meskipun demikian jiwa dapat dipelajari dari manifestasi jiwa yaitu pada kesadaran, nada perasaan, afek, emosi, proses berfikir dan psikomotor. Gangguan jiwa adalah sekumpulan gejala dari gangguan pikiran, perasaan dan gangguan tingkah laku yang menimbulkan penderitaan dan terganggunya fungsi sehari-hari secara mandiri. Gangguan jiwa adalah adanya hendaya (keterbatasan) dalam mengadakan relasi dan limitasi dalam menjalin hubungan dengan dirinya sendiri, orang lain dan lingkungan.

Proses terjadinya gangguan jiwa dapat dipandang dari model; psikoanalisa, interpersonal, sosial, eksistensial, supportif, komunikasi, perilaku, model medik dan model adaptasi. Ilmu keperawatan jiwa, lebih sering memandang gangguan jiwa sebagai model adaptasi. Penyimpangan perilaku terjadi karena adanya kegagalan adaptasi terhadap stress yang dialami. Intervensi keperawatan dapat dilakukan dengan membantu pasien menilai stressor secara akurat, memperkuat sumber koping berupa melatih kebiasaan personal yang baik, membangun keyakinan positif dan memberikan dukungan sosial. Intinya berikan kesempatan pada setiap manusia untuk dapat mencapai prestasi kerja optimal, setiap anak sekolah dapat mencapai prestasi belajar seoptimal tanpa adanya hambatan dari berbagai pihak. Upaya kesehatan jiwa  harus dimulai sejak sebelum menikah, kesiapan ibu hamil dan melahirkan, memfasilitasi 1000 hari pertama kehidupan sampai lanjut usia.

Upaya kuratif dilakukan di Rumah Sakit Jiwa, Promotif dan Preventif dilakukan pada Keluarga, Kelompok dan Masyarakat dengan menyelenggarakan Desa Siaga Sehat Jiwa (DSSJ), membentuk kader kesehatan jiwa, usaha kesehatan jiwa di sekolah dan mendukung self help group untuk mencegah terjadinya gangguan jiwa. Secara keseluruhan, kegiatan ini diselenggarakan dengan konsep CMHN (Community Mental Health Nursing). Upaya ini sesuai dengan kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kesehatan bukanlah sebuah peristiwa yang statis, tetapi  dinamis. Teruslah menjaga kesehatan secara komprehensif antara jiwa dan raga, karena hakikatnya tubuh kita tersusun dan berfungsi secara holistik. Itulah ringkasan materi yang di sampaikan oleh Dr. Ah. Yusuf, S.Kp., M.Kes., wakil dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya pada kegiatan International Week for Teaching Assigment (incoming) Academic Year 2017 – 2018, yang merupakan kegiatan dari ERASMUS + with PARTNER COUNTRIES di “Lucian Blaga” University of Sibiu (LBUS), Romania, tanggal 12 sampai dengan 22 Mei 2018.

Penulis: Dr. Ah. Yusuf., S.Kp., M.Kes.

Pin It
Hits 341

Terpopuler






Berita Terbaru