Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi Memberdayakan Kader dalam Promosi Keluarga Berencana dan Kontrasepsi

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 16 Agustus 2018

NERS NEWS - Keluarga Berencana (KB) merupakan program andalan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali. Program KB  seharusnya  diupayakan secara sungguh-sungguh dan disosialisasikan secara merata pada masyarakat. Ledakan penduduk disadari akan berpengaruh pada ketersediaan pangan dan kualitas sumber daya manusia. Untuk menghindari dampak tersebut, pemerintah berusaha menekan angka kelahiran. Namun kecenderungan penggunaan alat dan obat kontrasepsi di Indonesia belum berbasis pada pertimbangan rasionalitas, efektivitas dan efisiensi. Menindaklanjut kegiatan  KKN BBM  Universitas  Airlangga  di  Desa  Bringkang Kecamatan Menganti Gresik   periode  sebelumnya menjadi dasar bagi Tim Maternitas Fakultas  Keperawatan Unair  mensinergikan Tri Dharma  Perguruan Tinggi  antara  dosen dan mahasiswa untuk memberdayakan kader  dalam  promosi keluarga  berencana (KB)  dan kontrasepsi.   

Kegiatan pengabdian masyarakat  tersebut melibatkan 3 orang Dosen  Tim  Pengampuh Keperawatan  Maternitas  sekaligus sebagai DP2D (Ni Ketut Alit Armini, Aria Aulia Nastiti, Mira Triharini), 10 orang mahasiswa  Unair lintas program studi lintas fakultas  yang sedang  melaksanakan  KKN BBM ke 58  di Desa Bringkang. Pelaksanaan kegiatan diawali pada  tanggal 11 Juli 2018 tepat pada  momentum Hari Kependudukan International  dengan sharing  materi tentang kader dan perannya  di masyarakat, keluarga berencana  dan kontrasepsi.

Ibu-ibu kader  didampingi Bidan Desa Bringkang  antusias mengikuti kegiatan.  Ada beberapa informasi disampaikan  terkait pengalaman  sebagai kader baik yang baru maupun yang sudah puluhan tahun, juga klarifikasi tentang program KB dan kontrasepsi.  Terdapat persepsi positif  dengan komitmen terhadap  upaya promosi  KB dan Kontrasepsi  untuk pasangan usia subur yang ada di wilayah Desa  Bringkang.

Sosialisasi  program KB dan kontrasepsi  pada  pasangan usia subur  di wilayah Desa  Bringkang dilanjutkan melalui kerjasama  mahasiswa dan kader  dalam pelaksanaan posyandu, serta pendataan keluarga sehat. Meningkatnya kesadaran  masyarakat  khususnya pasangan usia subur  dalam program keluarga berencana  (KB) dan kontrasepsi  diharapkan  mendukung   status kesehatan  dan kesejahteraan  sosial  masyarakat dengan  pengaturan  serta pengendalian jumlah penduduk selaras dengan Progam Pemerintah melalui Departemen Kesehatan dan BKKBN  sebagai  upaya pengendalian pertumbuhan  penduduk

Penulis: Ni Ketut Alit Armini, S.Kp.,M.Kes

Pin It
Hits 99

Terpopuler