Pelatihan Batik Shibori Sebagai Strategi Kampung Kreatif Menuju Kampung Pelangi Kendangsari Surabaya

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 01 Oktober 2018

Shibori merupakan salah satu kesenian dari Jepang, mulai banyak dikenal dan diminati di Indonesia. Pembuatan Shibori dengan membuat sebuah pola pada kain diciptakan melalui proses pencelupan pada pewarna. Dasarnya pembuatan shibori mirip seperti membatik, di mana beberapa bagian kain dilindungi agar tidak terkena pewarna. Sehingga hasil akhirnya memberikan pola sesuai dengan bagian yang diwarnai dan dilindungi. Oleh karena itu shibori di Indonesia dikenal dengan batik shibori atau batik celup.

Proses pembuatan batik shibori yang mudah, bahan yang mudah didapatkan, dan tidak memakan waktu yang lama, maka hal ini sangat cocok menjadi pilihan bagi kaum ibu untuk belajar ketrampilan ini dan dapat menjadi pilihan untuk berwirausaha. Pertimbangan inilah yang dipilih oleh tim Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Keperawatan untuk menjadikan Pelatihan Batik Shibori sebagai salah satu rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berjudul “Kelurahan Kendangsari Menuju Kampung Pelangi Surabaya Sebagai Upaya Perbaikan Lingkungan Kota Melalui Strategi Kampung Kreatif”. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah ketrampilan & kreativitas bagi kaum ibu, menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi ibu yang dapat memperkuat perekonomian keluarga dan masyarakat, serta salah satu strategi memperkuat kreativitas sebuah kampung yang mana di wilayah RT 03 RW 04 tersebut sedang diinisiasi menjadi Kampung Pelangi Kendangsari.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan oleh Tim Departemen Keperawatan Jiwa dan Komunitas oleh Elida Ulfiana Ns.,M.Kep, Eka Mishbahatul M, Ns.,M.Kep, Dr.Makhfudli, Ferri E,PhD. Pelaksanaan kegiatan ini juga implementasi dari kemitraan dengan UMKM Grand Batik dari Sidoarjo, yang dilaksanakan pada hari Minggu 30 September 2018 di RT 03 RW 04 Jl.Kendangsari gang 14 No.18 Surabaya. Kegiatan pelatihan yang diikuti 15 ibu-ibu PKK berjalan lancar dan peserta sangat antusias mengikuti proses nya. Peserta mengamati & melakukan setiap tahapan sampai batik Shibori jadi. Proses yang dilakukan adalah melipat kain sesuai pola, mengikat kain, peawrnaan dengan mencelupkan pada pewarna kain, pembukaan ikatan, penjemuran dan terakhir adalah pencucian kain. Setiap peserta telah berhasil membuat batik Shibori dan mereka sangat senang karena bisa membuat batik Shibori dengan motif yang bagus-bagus.

Melalui kegiatan ini Elida Ulfiana berpesan kepada para ibu-ibu peserta untuk mempraktekkan lagi secara mandiri melalui kegiatan PKK RT dan dijadikan inisiasi untuk pembentukan UMKM di RT 03 ini sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga & masyarakat, serta kedepan dapat mendukung keberadaan Kampung Pelangi Kendangsari dibawah binaan dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya. Hal ini pun mendapat respon positif dari ketua PKK, Ketua RT, maupun dari pihak Kelurahan.

Penulis: Elida Ulfiana, S.Kep.Ns., M.Kep.

Pin It
Hits 255

Terpopuler






Berita Terbaru