Penguatan Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Keperawatan Pengabmas Mahasiswa Megister Keperawatan Unair

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 03 Desember 2018

NERS NEWS - Berkembangnya informasi dan teknologi dalam menghadapi era globalisasi memberikan dampak positif terhadap pola pikir masyarakat terhadap kesehatan. Hal ini berdampak pada semakin tingginya tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan. Tingginya tuntutan masyarakat merupakan tantangan bagi perawat untuk mengalami perubahan dalam sistem pelayanan. Salah satu pelaksanaan perubahan yang nyata adalah memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas dan manajerial keperawatan yang handal. Profesionalisme perawat dapat diwujudkan dibidang pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu usaha untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan profesional tersebut adalah dengan melaksanakan Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) yang memungkinkan perawat profesional mengatur pemberian asuhan keperawatan, MAKP sangat bermanfaat bagi perawat, dokter, pasien dan profesi lain dalam melaksanakan asuhan keperawatan. Dengan MAKP, perawat dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya terhadap pasien sejak masuk hingga keluar rumah sakit. Implementasi MAKP harus ditunjang dengan sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang memadai sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepuasan bagi pasien, perawat dan tenaga kesehatan yang lainnya.

Dengan MAKP, perawat dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya terhadap pasien sejak masuk hingga keluar rumah sakit. Implementasi MAKP harus ditunjang dengan sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang memadai sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepuasan bagi pasien, perawat dan tenaga kesehatan yang lainnya. Beberapa hasil penelitian menunjukan data tentang tingkat kepuasan pasien di berbagai Negara. Tingkat kepuasan pasien menurut Ndambuki tahun 2013 di Kenya menyatakan 40,4%, kepuasan pasien di Bakhtapur India menurut. Twayana 34,4%., sedangkan di Indonesia menunjukkan angka kepuasaan pasien 42,8% di Maluku Tengah dan 44,4% di Sumatra Barat (Latupono, 2014 ; Sari, 2014). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa angka kepuasaan pasien masih tergolong rendah, sehingga kepuasaan pasien menjadi permasalahan rumah sakit baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Berangkat dari fenomena ini maka mahassiwa megister keperawatan peminatan manajemen universitas airlangga mengadakan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk menguatkan MAKP di Rumah Sakit. Kegiatan  ini dilaksanakan di RS Grha Husada gresik pada hari kamis tanggal 22 november 2018 dan dihadiri oleh 30 orang perawat profesional (Kepala Ruangan dan Bidang Keperawatan. Pemateri ini langsung disampaikan oleh Dekan FKp Unair Prof. Dr. H. Nursalam, MNurs. (Hons) yang sekaligus sebagai pembimbing dari kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Penulis: Mahasiswa Magister A 2018

Pin It
Hits 317

Terpopuler