Pemahaman Kesehatan Reproduksi sebagai Strategi Mencegah Resiko Masalah Reproduksi Remaja

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 03 Desember 2018

NERS NEWS - Pemahaman tentang masalah kesehatan reproduksi sangat penting untuk dipahami sejak usia remaja awal. Seiring dengan perkembangan jaman dimana pubertas mulai terjadi lebih dini, maka saat ini usia remaja telah dimulai saat anak telah berumur 10 tahun. Pada tahap ini seorang anak akan mengalami berbagai perubahan meliputi aspek fisik, biologis, psikologis, emosional dan psikososial yang dapat mempengaruhi perilaku dan kehidupan personal, keluarga serta masyarakat. Ketika mereka tidak siap terhadap terhadap perubahan yang terjadi, perilaku negatif akan terjadi, diantaranya kenakalan remaja, penyakit menular seksual dan penularan HIV/AIDS, tindakan kekerasan seksual, kehamilan tidak di inginkan, atau sampai dengan aborsi. Berbagai fenomena yang terjadi di Indonesia dapat dipengaruhi oleh masih adanya anggapan bahwa membicarakan tentang kesehatan reproduksi adalah hal yang tabu, sehingga cukup jarang orang tua yang terbuka untuk memberikan pendidikan tentang kesehatan reproduksi pada anaknya. Pemahaman tentang kesehatan reproduksi akan lebih baik jika diberikan sejak anak masih duduk di sekolah dasar dengan materi yang disesuaikan dengan perkembangan usia. Berkaitan dengan hal tersebut maka mahasiswa S1 Keperawatan (Alih Jenis) angkatan B21 kelas AJ1 melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) dalam mata kuliah keperawatan maternitas 2 berupa pendidikan kesehatan dengan topik kesehatan reproduksi yang diberikan pada anak MI kelas VI.

PJBL ini dilakukan di MI Ribath Darut Tauhid yang berada di wilayah Kelurahan Kedung Cowek Kecamatan Bulak Kota Surabaya, pada hari Minggu, 18 November 2018. Kegiatan PJBL ini dikemas secara menarik dengan materi yang telah disesuaikan dengan usia murid SD. Untuk menarik minat anak-anak, maka mahasiswa mempersiapkan materi dalam bentuk video menarik  dan permainan yang sekaligus akan mengukur pemahaman siswa tentang materi yang telah disampaikan.

Acara diawali dengan pengerjaan pre-test yang dipandu langsung oleh panitia, dan dilanjutkan dengan pemutaran video dan penyuluhan tentang perubahan fisik pada laki-laki dan perempuan saat masa pubertas, cara merawat organ – organ reproduksi dan pergaulan sehat antara laki – laki dan perempuan. Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan post-test dalam bentuk mini game dimana siswa –siswi dibagi dalam 4 kelompok. Semua kelompok bisa menjawab soal dengan benar dan kompak dalam permainan. Keseluruhan acara dapat berjalan dengan lancar atas partisipasi aktif semua mahasiswa serta dukungan dari kepala sekolah dan para guru MI Ribath Darut Tauhid Surabaya. Acara dihadiri  oleh guru wali kelas VI, PJMA Keperawatan Maternitas 2  Ibu Dr.Mira Triharini,S.Kp.,M.Kep dan dosen pengajar Ibu Ni Ketut Alit Armini, S.Kp.,M.Kep. Harapan dari PJBL ini adalah siswa – siswi memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan reproduksi, sehingga mereka bisa mengenal perubahan pada dirinya, merawat diri, menjaga diri dan terhindar dari pergaulan bebas yang merusak pribadi dan masa depan mereka.

Penulis: Ainun, Mabda, Servianus, Mira

Pin It
Hits 973

Terpopuler