INFORMASI TEST ELPT (KLIK DISINI)

G-AUS (Group of inovation Anak Usia Sekolah) sebagai upaya pencegahan karies dan gigi berlubang pada anak di TK Citra Kirana Bersama KSH Klampis ngasem RW.03 Surabaya

NERS NEWS - Kerusakan gigi pada anak usia sekolah merupakan salah satu sebab yang dapat mengganggu pertumbuhan gigi anak di usia selanjutnya, permasalahan karies gigi pada anak usia sekolah berdampak cukup berbahaya karena telah membuat gigi berlubang dan mengalami pengapuran bahkan sampai patah yang dapat mengganggu sistem pencernaan dan hilangnya daya anak dalam mengunyah. Anak yang mengalami gigi berlubang, sakit gigi, dan masalah kesehatan lainnya berdampak juga terhadap pemenuhan nutrisi pada saat tumbuh kembang anak. Kesehatan gigi pada anak mempunyai peran yang tidak kalah penting dalam menyokong pemenuhan nutrisi pada tumbuh kembang anak, namun sering kali kesehatan ini disampingkan, mengingat kurangnya paparan informasi pada anak-anak, orangtua, dan bahkan pengasuh untuk mengetahui sebab dan akibat dari kerusakan yang terjadi pada gigi anak.
Pencegahan gigi berlubang dan karies pada anak sendiri dimulai dari orang terdekat yang mendampingi tumbuh kembang anak. Hal ini dikaitkan dengan kecukupan informasi yang menyangkut seberapa pentng menggosok gigi pada anak, kapan anak mulai menggosok gigi, kapan waktu yang sesuai untuk menggosok gigi, dan bagaimana cara menggosok gigi pada anak-anak.
Mahasiswa Internship S2 Peminatan Komunitas Kelompok 1 hadir untuk membantu orang tua, dan wali murid dalam pencegahan gigi berlubang dan edukasi kesehatan gigi dalam program G-AUS (Group of inovation Anak Usia Sekolah) sebagai upaya pencegahan karies dan gigi berlubang pada anak. Kegiatan ini dilakukan di TK Citra Kirana yang berada di wilayah Puskesmas Kelampis Ngasem Surabaya.
Program inovasi ini merupakan program inovasi yang bersifat preventif dan promotif yang menggabungkan tiga kegiatan layanan utama yaitu pemberdayaan kepada orang tua dengan anak usia sekolah, demonstrasi kepada anak sekolah, dan skrining kesehatan gigi bersama kader dan guru. Program G-AUS merupakan karya hasil dari kerjasama antara mahasiswa Magister Keperawatan Peminatan Komunitas khusunya kelompok 1 (satu) dengan Puskesmas Klampis Ngasem, perangkat RT dan RW, serta kader di wilayah RW. 3 khususnya RT 3, 5, 6, dan 7.
Pada hari Rabu, 15 Mei 2024 bertempat di TK Citra Kirana Mahasiswa Internship kelompok 1 telah menjalankan rangkaian acara G-AUS bersama drg. Arihta sebagai pemateri dan Fasilitator. Kegiatan dihadiri oleh Dr. Retno Indarwati, S.Kep., Ns., M.kep selaku pembimbing akademik, Mus Adah, S.Kep., Ns., M.kes selaku pembimbing klinik dan perwakilan Puskesmas Klampis Ngasem, Kader Surabaya Hebat, dan guru di TK Citra Kirana. Peserta berjumlah 28 orang dari TK A dan TK B yang hadir dengan rincian: 15 peserta dengan jenis kelamin perempuan dan 13 peserta berjenis kelamin laki-laki.
Adapun rangkaian program yang dirancang yaitu 1) aktifkan wa grup pada orang tua, 2) demonstrasi sikat gigi dengan anak, dan 3) pemeriksaan gigi rutin bersama kader dan guru. Kegiatan dimulai dengan perwakilan sambutan, penyampaian materi oleh drg. Arihta. Pemeriksaan karies dan gigi berlubang paada anak-anak dan ditutup dengan simulai bersama anak-anak menggosok gigi yang baik dan benar di halaman TK yang didampingi oleh Kader, guru, dan mahasiswa. Dari hasil pemeriksaan didapatkan 25 anak mengalami karies dan permasalahan gigi. Selanjutnya kami sampaikan terhadap pihak puskesmas dan juga guru.
Kegiatan G-AUS akan berlanjut di Grup Whatsapp dengan mahasiswa memberikan materi terkait makanan yang harus dihindari, cara menggosok gigi yang benar, kapan waktu yang tepat untuk menggosok gigi. Pengetahuan pendamping dan/ atau orang tua akan diukur dengan nilai Pre-Test dan Post Test yang dibagikan. Selanjutnya, maka dalam grup akan diberikan reminder terhadap pendamping untuk memeriksaan kesehatan gigi anak pada layanan kesehatan terdekat khususnya wilayah puskesmas Klampis Ngasem.
Harapan kami, dengan adanya Inovasi G-Aus, maka orang tua dan anak akan lebih memerhatikan kesehatan gigi, dan tidak merasa takut lagi datang ke pelayanan kesehatan, khusushnya dalam rangka menjaga kesehatan gigi.

Pin It
Hits 135