Fakultas Keperawatan Menggandeng ODGJ Melakukan Pengabdian Masyarakat di Kakek Bodo

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 08 Oktober 2019

NERS NEWS - Keluarga besar Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKp Unair) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) di lokasi wisata Kakek Bodo pada hari Sabtu kemarin (05/10). Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa senam sehat bersama yang bernama Ikan Asin, penanaman pohon di area hutan konservasi, membersihkan sampah, dan memasang papan informasi yang berisi pesan tentang pelestarian lingkungan. Kegiatan ini terselenggara atas inisiasi mahasiswa Magister Keperawatan angkatan ke-12 atau biasa disebut M-12 FKp Unair, berkerja sama dengan rekan-rekan ODGJ yang masih menjalani program rehabilitasi di Yayasan Rehabilitasi Mental Al-Hafish; mitra dari Perhutani; dan sebuah komunitas yang fokus mengurusi masalah sampah bernama APSI (Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia).

Rangkaian kegiatan pengmas tersebut diawali dengan seremonial pembuka dengan nuansa semi-formal di halaman parkir tempat wisata yang berlokasi di wilayah Tretes itu. Sebagai ketua panitia pelaksana, Pak Iskandar menjelaskan gambaran kegiatan secara umum, termasuk mengapresiasi dengan penuh rasa sukacita atas kehadiran rekan-rekan ODGJ yang masih dalam proses rehabilitasi di Yayasan Al-Hafish. Lebih lanjut Pak Iskandar mengingatkan tentang pentingnya melibatkan rekan-rekan ODGJ dalam berbagai aktivitas di masyarakat. Sejatinya mereka juga bisa berkarya dan berbuat baik, asalkan kita bisa menciptakan lingkungan yang kondusif. Keterlibatan mereka dalam kegiatan masyarakat termasuk bagian dari proses rehabilitasi juga.

Kehadiran rekan-rekan ODGJ ini menunjukkan, kalau sebelumnya mereka dianggap sampah oleh masyarakat, kini malah mereka berperan besar mengurusi sampah dan lingkungan masyarakat, tegas Pak Iskandar yang disambut tepuk tangan meriah. 

Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs. (Hons) selaku Dekan FKp Unair mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Magister Keperawatan FKp Unair dalam melaksanakan pengmas, termasuk mengajak rekanan lain (stake holder) untuk bekerjasama. Menurutnya, selain bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, pengmas ini juga menunjukkan ciri khas seorang perawat, yaitu caring atau peduli dengan kondisi disekitar. Kita tidak cukup hanya menjadi yang terbaik, tetapi juga terus melakukan hal yang baik, pesan profesor laki-laki pertama di Indonesia itu.

Kegiatan dilanjutkan dengan senam Ikan Asin yang dipimpin oleh rekan-rekan ODGJ dari Yayasan Al-Hafish. Setelah pemanasan tersebut, sebagain peserta menanam pohon di area hutan lindung. Ada peserta lain yang bertugas memungut sampah plastik yang berserakan di sepanjang jalan menuju air terjun Kakek Bodo, serta ada juga yang bertugas memasang papan peringatan yang berisi pesan-pesan cinta lingkungan.

Penulis: Saverinus Suhardin, S.Kep.,Ns (Mahasiswa Prodi Magister Keperawatan)

Pin It
Hits 199

Terpopuler