Seminar sebagai Tradisi Ilmiah di FKp Unair

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 03 Desember 2019

NERS NEWS - Kultur ilmiah di Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKp Unair) telah terbentuk sejak didirikannya. Seiring berjalannya waktu, tradisi yang menjadi roh utama dunia pendidikan itu semakin terselenggara dengan baik, serta yang paling penting selalu mengikuti perkembangan isu terkini.

Salah satu kebiasaan ilmiah tersebut seperti yang berlangsung Sabtu, 30 Novermber 2019 kemarin di Aula Kahuripan Lantai 3 Gedung Manajemen Kampus C Unair, FKp Unair menyelanggarakan acara Seminar dan Workshop Nasional Keperawatan dengan mengusung tema, “Translation Nursing Research Into Practice in Industry Era 4.0.

Dr. Kusnanto, S.Kp, M.Kes sebagai pejabat yang mewakili Dekan FKp Unair mengungkapkan harapan dalam sambutannya, semoga kegiatan seminar dan worshop tersebut memberikan manfaat peningkatan ilmu dan pengetahuan terbaru bagi peserta yang didominasi perawat.

Sebelumnya, -Pak Pak Hardityo Fajarsiswi, S.Kep.,Ns, dalam laporannya sebagai ketua pelaksana kegiatan menyampaikan jumlah peserta yang mendaftar dan hadir mencapai 700-an orang. Mereka berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia seperti Jawa Timur, Jakarta, Jogja, Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali, Ambon, dan lainnya. Sebagian masih berstatus sebagai mahasiswa; ada yang perawat praktisi di berbagai bidang pelayanan kesehatan; tidak sedikit pula yang berprofesi sebagai dosen di berbagai institusi pendidikan.

Lebih lanjut, Pak Kusnanto menjelaskan kalau di FKp Unair mempunyai tradisi ilmiah lainnya, selain seminar dan workshop. Beberapa diantara yang disebutkan adalah kegiatan International Nursing Converence (INC), biasa dihelat tiap bulan April; mahasiswa S2 dan S3 Keperawatan wajib praktik ke luar negeri; dan kewajiban melakukan publikasi di junal internasional bereputasi.

“INC yang akan kami selenggarakan lagi pada bulan April 2020 mendatang, dimaksudkan untuk memfasilitasi mahasiswa magister dan doktoral keperawatan, agar punya pengalaman melakukan publikasi ilmiah internasional bereputasi, sebab semua artikelnya akan difasilitasi terindeks Scopus,” kata Wakil Dekan I FKp Unair itu yang diikuti riuhan tepukan tangan peserta seminar.

Berbagai penerapan budaya ilmiah itu telah mengantarkan FKp Unair pada reputasi yang baik di level nasional, maupun internasional. Sebagai contoh, Prodi Magister Keperawatan yang didirikan sejak 12 tahun lalu, saat ini telah mendapatkan pengakuan akreditasi A, serta mendapat pengakuan dari lembaga akreditasi mandiri tingkat Asean. Dalam waktu dekat, akan dilakukan akreditasi lagi mengikuti standar negara German.

Sebelum membuka kegiatan seminar dan workshop itu secara resmi, beliau menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelanggara yang tahun ini menjadi tanggung jawab mahasiswa/i Prodi Magister Keperawatan angkatan M12 dan Prodi Doktoral Keperawatan angkatan D1 dan D2, atas kerja keras dan upaya cerdas, sehingga kegiatan bermartabat tersebut bisa dijalankan dengan baik dan sukses. Termasuk kepada koordinator dan sekretaris Prodi S2 Keperawatan, Ibu Dr. Tintin Sukartini, S. Kp., M. Kes dan Ibu Dr. Retno Indarwati S.Kp., M.Kep. Apresiasi yang sama juga disampaikan khusus kepada koordinator dan sekretaris Prodi S3 Keperawatan.

Penulis: Saverinus Suhardin, Mahasiswa Magister Keperawatan

Pin It
Hits 141

Terpopuler