Mahasiswa Magister Keperawatan (M11) mengadakan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah dan Publikasi Internasional di Jurnal High Impact

  • By USINers
  • In Ners News
  • Posted 12 Februari 2020

NERS NEWS - Salah satu tantangan dalam target Universitas Airlangga sebagai 500 World Class University Ranking dan akreditasi internasional Fakultas Keperawatan tahun 2020 adalah kualitas publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi. Menjawab tantangan tersebut pada hari Senin, 10 Februari 2020 Mahasiswa Magister Keperawatan angkatan M11 menyelenggarakan “Workshop Penulisan Artikel Ilmiah dan Publikasi Internasional di Jurnal High Impact”. Workshop ini bertujuan untuk memotivasi dan melatih peserta untuk menulis manuscript yang ilmiah serta mempublikasikan di jurnal yang bereputasi. Acara diawali dengan pembukaan kegiatan yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Keperawatan diwakili oleh Wadek 1: Dr. Kusnanto, S.Kp.,M.Kes, KPS Magister Keperawatan: Dr. Tintin Sukartini, SKp.,M.Kes dan Sekretaris Prodi Magister Keperawatan: Dr. Retno Indarwati, S.Kep.,Ns.,M.Kep, narasumber dan peserta dari mahasiswa Magister Keperawatan angkatan M11. Dalam sambutan nya Dr.Tintin Sukartini, S.Kp.,M.Kes mengucapkan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Harapan yang sama agar mahasiswa memanfaatkan dengan baik kegiatan ini untuk menunjang proses studi mahasiswa dalam menghasilkan publikasi di jurnal yang bereputasi. Di kesempatan lain Dr. Kusnanto, S.Kp.,M.Kes selaku Wakil Dekan 1 juga menyambut baik kegiatan ilmiah yang diadakan mahasiswa ini. Menurutnya semua ide kreatif dan ilmiah yang diberikan oleh seluruh civitas akademika FKp Unair termasuk mahasiswa wajib didukung. Dr. Kusnanto berharap agar kegiatan ilmiah seperti ini terus diselenggarakan di tahun-tahun yang akan datang dan menjadi sebuah budaya di Fakultas Keperawatan. Pesannya sebelum mengakhiri sambutan dan membuka secara resmi kegiatan ini agar setelah mengikuti kegiatan workshop ini peserta mulai menulis karena tanpa memulai menulis maka ilmu yang didapat dalam workshop menjadi sia-sia.

Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons) sebagai pemateri pertama membawakan topik Kebijakan Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Rektor Unair No 03 Tahun 2019 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Rektor Nomor 27 Tahun 2018 tentang Pedoman Pendidikan Universitas Airlangga dalam pasal 36 ayat 7 menjelaskan bahwa penilaian tugas akhir program magister ditentukan oleh capaian publikasi karya ilmiah di jurnal SCOPUS (Q1, Q2, Q3, Q4), SINTA (1, 2, 3), Jurnal internasional special issue terindeks SCOPUS dan prosiding terindeks SCOPUS. Di kesempatan lain Profesor yang memiliki ratusan publikasi artikel di jurnal yang bereputasi ini memberikan syarat untuk bisa masuk ke jurnal terindeks yaitu pertama: Novelty, Original, Contribution on theory, Trends; kedua: penggunaan referensi; ketiga: metode; keempat: bahasa harus Profred; dan kelima: ethical clearance. Lebih lanjut, Profesor keperawatan pertama di Jawa Timur dan Dekan FKp Unair ini mengharapkan agar luaran dari kegiatan ini adalah peserta memiliki manuscript sesuai dengan kaidah ilmiah yang nantinya dapat di ajukan untuk publikasi di jurnal yang bereputasi.

Dr. Muhammad Miftahussurur yang tampil sebagai pemateri kedua membawakan materi dengan topik “Pubication to Q1 Journal or High Impact Journal Ranking” menjelaskan bahwa saat ini Universitas di dunia telah bergeser dari publikasi SCOPUS kepada publikasi di high impact journal. Menurut Dr.Miftah seorang peneliti yang ingin artikelnya di publish di high impact journal maka langkah awal yang harus dilakukan adalah fokus pada bidang keilmuan yang spesifik, rutin membaca artikel pada journal yang sesuai dengan bidang ilmu, mengeksplorasi topik yang prominence di dunia, melakukan proses penulisan yang sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah termasuk menggunakan referensi yang benar serta memilih jurnal yang terbaik dan tepat untuk mengajukan manuscript. Di akhir materinya Dr. Miftah yang merupakan salah satu pemegang publikasi di high impact journal terbanyak UNAIR ini membagikan tips bagaimana publikasi di high impact journal. Pertama selalu berpikir positif pada penolakan terhadap artikel kita. “Di tolak oleh reviewer dan editor itu sudah biasa, jangan putus asa, motivasi diri untuk memperbaiki tulisan”, kedua: terus mencoba dan jangan sepakat dengan penolakan, dan ketiga: lakukan penelitian menyeluruh dan cobalah untuk memahami apa yang anda tidak mengerti; tutup Dr. Miftah dalam pemaparannya.

Ferry Effendi, S.Kep.,Ns MSc.,PhD pemateri ketiga yang membawakan materi Writing Scientific Article menjelaskan langkah-langkah dalam menulis artikel ilmiah. Dimulai dari struktur umum dalam penulisan artikel ilmiah yang meliputi title, abstract, keyword, introduction, methods, result and discussion, conclusion, acknowledgement, references dan supporting material. Salah satu peneliti dan dosen FKp yang produktif dalam mempublikasikan artikel ilmiahnya di SCOPUS ini memberikan tips nya bagaimana menulis yang benar pada artikel ilmiah dengan menampilkan contoh-contoh artikel yang telah di publikasi. Ketua unit penelitian dan pengabdian masyarakat FKp ini berpesan kepada peserta agar mulailah menulis dan jangan takut untuk menulis artikel ilmiah.

Ketua Panitia sekaligus pemateri terakhir Hidayat Arifin, S.Kep.,Ns dalam pemaparan materinya tentang Layouting Scientific Manuscript membagikan pengalamannya bagaimana menulis manuscript yang baik dan benar serta mengikuti kaidah-kaidah ilmiah. Di samping layouting serta tips dan trik, Mas Dayat sapaan akrabnya ini sebagai salah satu technical editor di Jurnal Ners dan sudah mempublikasikan beberapa artikelnya di jurnal yang bereputasi ini juga membagikan kiat-kiat dalam melakukan citation, mencari artikel di jurnal, membuat references secara online seperti Mendeley, cara mengetahui sebuah jurnal predator serta bagaimana mengajukan manuscript di jurnal yang tepat dan bereputasi. Di akhir materinya pria yang merupakan Komting M11 ini juga mengajak dan memotivasi peserta untuk terus mencoba dan memulai menulis dan jangan malu untuk berdiskusi dengannya jika mengalami kendala.

Acara workshop ditutup dengan Coaching manuscript oleh tim editor dari Jurnal Ners. Dalam pendampingan ini peserta dibagi dalam 4 kelompok dan didampingi masing-masing satu tim editor dari Jurnal Ners. Peserta langsung dibimbing dalam masing-masing kelompok kecil ini pada salah satu manuscript yang disiapkan oleh kelompok. Tim editor memberikan masukan dan tips-tips secara langsung dalam memperbaiki manuscript yang dijadikan contoh. Peserta memperoleh manfaat dan pengalaman langsung dari editor-editor hebat yang selama ini bekerja menjadi reviewer di Jurnal Ners. Workshop berlangsung dari jam 08.00-20.30 WIB bertempat di Aula Florence Fakultas Keperawatan Unair dan dihadiri oleh sekitar 75 peserta yang semuanya adalah mahasiswa Magister Keperawatan angkatan M11. Walaupun acaranya sampai larut malam namun peserta sangat antusias terhadap setiap materi yang diberikan. Hal ini tergambar dari raut muka dan ekspresi bahagia yang terpancar dari masing-masing peserta. Semua peserta merasakan manfaat dari kegiatan workshop ini dan berharap setelah kegiatan ini motivasi dalam menulis manuscript dapat tumbuh lagi setelah mengalami tidur panjang selama ini. Selamat berjuang melahirkan tulisan yang ilmiah, jangan hanya berani menulis di media sosial. Kornelis Nama Beni (Mahasiswa Managemen Keperawatan Fakultas Keperawatan UNAIR)

Pin It
Hits 234

Terpopuler