NERS NEWS - Surabaya, 22 Agustus 2025 — Tim Pengabdian Masyarakat dari Keilmuan Keperawatan Kesehatan Komunitas dan Keluarga Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga kembali hadir di masyarakat melalui program Clean & Healthy School Movement yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai dasar kesehatan pribadi dan lingkungan sekolah. SMP Muhammadiyah 5 Surabaya merupakan sekolah swasta yang berkomitmen mencetak peserta didik yang berprestasi, berkarakter Islami, serta peduli lingkungan. Meskipun fasilitas seperti ruang kelas, musholla, toilet, dan wastafel telah tersedia. Perilaku kebersihan siswa serta pengelolaan sampah masih menjadi tantangan sehari-hari, kondisi yang serupa dengan banyak sekolah lain.
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Setho Hadisuyatmana, S.Kep, Ns., M.NS (CommHlth&PC), PhD sebagai ketua bersama 3 orang dosen dan 2 mahasiswa ini, siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya diberikan edukasi kesehatan yang komprehensif mengenai keterkaitan kebersihan diri dan lingkungan dengan kesehatan tubuh. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif,dilanjutkan dengan sesi diskusi yang memberi ruang bagi siswa untuk berbagi pengalaman, menyampaikan kendala, serta menyusun solusi sederhana yang dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini kami rancang agar siswa tidak hanya menerima materi,tetapi juga terlibat langsung dalam proses refleksi dan perubahan perilaku. Harapannya, kesadaran tentang PHBS dapat tumbuh dari diri siswa sendiri dan menjadi budaya di lingkungan sekolah,” ujar ketua tim pengabdian masyarakat ini.
“Saya baru sadar kalau hal kecil seperti mengganti kaos kaki secara teratur dan membuang sampah pada tempatnya ternyata berdampak besar bagi kesehatan kami di sekolah,” ujar salah satu siswa dalam forum diskusi. Kesadaran seperti ini menjadi salah satu capaian penting dari kegiatan yang dilakukan tim pengabdian masyarakat Unair.
Diskusi interaktif juga menunjukkan bahwa siswa semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan udara ruang kelas,terutama pada ruangan ber-AC, serta memelihara fasilitas sanitasi yang tersedia. Hal ini sejalan dengan semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang terus digalakkan oleh pemerintah dan lembaga pendidikan.
Dukungan penuh dari guru dan pengelola sekolah menjadi modal penting keberlanjutan perubahan perilaku ini. Para guru mengamati adanya peningkatan kepedulian siswa terhadap kebersihan pribadi dan lingkungan sekitar sekolah setelah kegiatan berlangsung. Dengan pendekatan partisipatif, siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga pelaku perubahan budaya kebersihan di sekolahnya sendiri.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu membentuk kebiasaan positif secara berkelanjutan. Untuk itu, sekolah didorong melakukan monitoring dan evaluasi rutin terhadap perilaku kebersihan siswa, memperkuat peran guru dan kader kesehatan sekolah, serta mendorong kolaborasi dengan orang tua dan tenaga kesehatan komunitas. Melalui Clean & Healthy School Movement, Universitas Airlangga turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung pencapaian visi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya dalam membentuk generasi muda yang sehat dan berdaya saing.
Penulis: EkaMishbahatulMH