Mengisi Waktu Luang, Tim Airlangga Recov Berhasil Mendapat Juara 1 Lomba Essay Nasional

  • By Ida Sholihatun Nisa
  • In Ners News
  • Posted 23 September 2020

NERS NEWS – Kabar gembira datang dari mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Pasalnya Tim Airlangga Recov yang beranggotakan Neli Widia Astuti dari FKp Angkatan 2017, Yunia Ika Wahyuningsih dari FKp Angkatan 2018, dan Ririn Nur Mahmudah dari FKp Angkatan 2019 telah berhasil mendapatkan juara 1 dalam lomba Kompetisi Essay Nasional Galaksi (Gebyar Lomba Karya Tulis Ilmiah) 2020. Perlombaan ini dilakukan secara online yang diadakan oleh UKIM Universitas Negeri Surabaya pada jumat (19/06/20) dan puncaknya pada sabtu (19/09/20).

Neli mengatakan bahwa perlombaan ini mulai membuka pendaftaran pada tanggal 19 Juni 2020. Mereka mengumpulkan karya pada tanggal 27 Agustus 2020. Lomba diikuti oleh 69 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia dan timnya berhasil masuk sebagai 10 besar finalis. Kemudian mereka diberi waktu 4 hari untuk membuat video presentasi dan pada tanggal 19 September mereka melakukan presentasi online bersama para juri. Mereka tidak menyangka jika mendapatkan juara 1 dalam lomba kali ini. Tak lepas dari dukungan doa keluarga serta teman temannya yang telah mendukung mereka.

“Sebenarnya tujuan awal ikut lomba ini untuk mengisi waktu luang karena waktu itu kami bertiga masih libur kuliah, selain itu kami juga ingin memberi motivasi bagi teman teman keperawatan dan adik Maba SKINers untuk terus berkarya serta berdakwah, selain itu yang terpenting mengharumkan nama Almamater tercinta" ujar Ririn. Untuk Persiapan, Ririn berkata terbilang cukup lama jika dihitung sekitar satu bulan. Mengingat dari masing-masing anggota memiliki kesibukan, sehingga ketika mereka ingin berdiskusi harus mencari waktu luang. Persiapan dimulai dengan mencari beberapa poster-poster lomba, lalu mereka sepakat ingin mengikuti lomba yang mana, akhirnya terpilihlah galaksi, dari sini mereka mulai menentukan ide, untuk rangka judul dicetuskan salah satu anggota termuda mereka, hingga mereka terus menyempurnakan jadilah gagasan E-RECOV (E-KTP Berbasis RFID sebagai Pelacak Lokasi Pasien Suspek dan Terkonfirmasi COVID-19).

Yunia memaparkan bahwa mulai dari awal berencana mengikuti lomba esai ini banyak berbagai kendala. Sebelum dateline lomba, mereka masih sibuk mengerjakan tugas-tugas kuliah sehingga mengabaikan membuat esai. Akan tetapi, mereka sudah menyusun beberapa judul dan kerangka esainya. Namun H-7 penutupan lomba, mereka mengubah konsep awal yang telah direncanakan. Mereka pun membuat kembali konsep baru. H-3 mereka baru fokus mengerjakan hingga larut malam. Mereka berdiskusi melalui whatsapp, gmeet, dan vidcall. Untuk Pengumpulan esai mereka mengaku hampir telat. Setelah beberapa hari, Mereka tidak menyangka jika masuk 10 besar (finalis). Dilanjut tahap presentasi dengan membuat video, dalam pengumpulan video mereka juga berkata terkendala oleh sinyal dan laptop error sampai telat mengumpulkan video. Namun, dari pihak panitia membolehkan dengan konsekuensi nilai dikurangi. Setelah beberapa hari mereka melakukan presentasi tanya jawab. Meskipun jaringan internet yang tidak baik, mereka dapat melakukan dengan lancar.

"Kesannya lomba esai ini membuat kami terpacu lagi untuk memberikan karya yang bermanfaat, bersyukur, dan tetap rendah hati. untuk pesannya semangat buat teman-teman selalu berkarya untuk bangsa". Papar Yunia.

Neli mengatakan untuk tips dan trick agar berhasil memenangkan juara essai yaitu yang pastinya harus mau mencari informasi, mau belajar dan mau mencoba, jangan lupa selalu meminta doa dan dukungan keluarga serta teman teman agar kita dikuatkan menghadapi berbagai rintangan, Man Jadda Wa Jadda.

"Harapan saya Neli selaku ketua tim, kami bisa terus memotivasi teman teman untuk berkarya, walaupun seperti proses lomba kami kali ini yang terbilang impossible untuk kami menang karena banyak kekurangan, tapi Alhamdulillah hal itu tidak menyurutkan semangat kami dan kami berprinsip tidak boleh putus ditengah jalan". Ujar neli.

Penulis: Umi Maghfiroton Fitri (Airlangga Nursing Journalist)
Editor: Ida Sholihatun Nisa’ (Airlangga Nursing Journalist)

Pin It
Hits 85

Terpopuler