“BEBAS TB”: Mahasiswa Profesi Ners Edukasi Pencegahan Penularan TBC

NERS NEWS — Kelompok 4 Profesi Ners angkatan B27 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) mengenai Pencegahan Penularan Tuberkulosis (TBC) pada hari Kamis, 26 Februari 2026 di ruang diskusi IRNA 4A Graha Trimed Rumah Sakit Khusus Infeksius Universitas Airlangga. Kegiatan ini ditujukan kepada keluarga pasien sebagai upaya meningkatkan peran keluarga dalam memutus rantai penularan TBC.

Dalam penyuluhan disampaikan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan menyebar melalui percikan dahak saat batuk, bersin, atau berbicara. Peserta diberikan edukasi mengenai tanda dan gejala TBC, seperti batuk lebih dari dua minggu, demam, keringat pada malam hari, penurunan berat badan, serta pentingnya deteksi dan pengobatan dini.

Melalui media poster dan leaflet bertema “BEBAS TB”, peserta diajak menerapkan langkah pencegahan, yaitu:

B: Buang dahak dengan benar (ke wadah tertutup/air sabun)

E: Etika batuk-bersin (pakai masker, tutup mulut)

B: Buka jendela setiap hari (sirkulasi udara & cahaya matahari)

A: Asupan gizi seimbang (sayur, buah, protein, cukup istirahat)

S: Stop rokok & alkohol (jaga paru tetap sehat)

T: Taat minum obat TB sampai tuntas (jangan putus obat)

B: Bawa diri segera berobat bila batuk >2 minggu

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan evaluasi singkat. Harapannya, melalui edukasi ini, keluarga pasien dapat berperan aktif dalam mendukung pengobatan dan mencegah penularan TBC di lingkungan rumah maupun masyarakat.

Penyuluhan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being) dalam upaya mengakhiri epidemi TBC, SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi kesehatan masyarakat, serta SDGs 17 (Partnerships for The Goals) kerjasama dengan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

Penulis: Kelompok 4 Profesi Ners Angkatan B27 Stase KMB

Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)