
NERS NEWS – Kelompok 15 Profesi Ners B27 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema “Cegah Infeksi dengan Perawatan Luka yang Benar” pada Jumat, 6 Maret 2026 di ruang tunggu OK Graha Trimed Rumah Sakit Universitas Airlangga. Penyuluhan ini ditujukan kepada keluarga pasien sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta perilaku pencegahan infeksi melalui perawatan luka yang benar.
Kegiatan penyuluhan dibuka oleh moderator, Vina Rohmatak, yang diawali dengan mengucapkan salam, memperkenalkan diri serta anggota kelompok. Setelah itu moderator menjelaskan secara singkat mengenai topik yang akan dibahas, tujuan penyuluhan, serta kontrak waktu selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya kegiatan memasuki sesi penyampaian materi oleh Tri Arsanda Betrisiya dan Viktoria Abuk melalui metode ceramah interaktif, diskusi menggunakan media poster edukasi dan leaflet. Materi yang disampaikan meliputi pengertian luka pasca operasi, alasan dilakukan perawatan luka, tanda infeksi pada luka, tahapan proses penyembuhan luka, prinsip utama perawatan luka pasca operasi di rumah, serta nutrisi yang berperan dalam mempercepat proses penyembuhan luka, mobilisai yang dianjurkan post operasi.
Penyampaian materi berlangsung komunikatif sehingga peserta dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan luka dengan perawatan luka yang benar untuk mencegah infeksi terutama pada luka pasca operasi. Kegiatan penyuluhan turut didampingi oleh pembimbing klinik, Ners Dian Mutiara Chairunnisa, yang memberikan penguatan terkait cara membersihkan luka yang baik dengan teknik aseptik, serta anjuran untuk tidak sembarangan memberikan perawatan dan segera membawa ke fasilitas kesehatan apabila luka tidak membaik, kemudian penjelasan terkait nutrisi pendukung yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Penegasan ini memperkuat pesan bahwa pentingnya mengetahui cara perawatan luka yang benar sebagai pencegahan infeksi.

Setelah pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri. Kegiatan berlangsung dengan diikuti oleh 6 peserta yang menunjukkan antusiasme melalui beberapa pertanyaan, seperti bagaimana cara mobilisasi pada pasien pasca operasi dan apakah boleh diberikan alkohol untuk perawatan luka pasca operasi. Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan pasien dan keluarga dapat memahami kenapa harus dilakukan perawatan luka, pentingnya mengetahui prinsip perawatan luka, hal-hal yang memengaruhi proses penyembuhan, kapan harus mengganti perban luka, nutrisi pendukung, monilisasi yang dianjurkan pada pasien pasca operasi, serta tanda infeksi pada luka operasi.
Penulis: Warda Diah Safirah
Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)




