Cegah Komplikasi Sejak Awal, Burn Smart Edukasi Warga tentang Pertolongan Pertama Luka Bakar

NERS NEWS — Kegiatan penyuluhan bernama “Burn Smart: Cerdas Tangani Luka Bakar” dilaksanakan secara door to door sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan pertama pada kasus luka bakar. Program ini menghadirkan edukasi langsung kepada warga yang memiliki usaha yang berisiko mengalami luka bakar melalui kunjungan rumah, penyampaian materi interaktif, demonstrasi pertolongan pertama, serta pembagian poster informatif. Melalui pendekatan personal ini, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi tentang apa yang harus dilakukan saat terjadi luka bakar, tetapi juga memahami siapa yang harus dihubungi, kapan penanganan medis diperlukan, di mana memperoleh layanan kesehatan terdekat, mengapa penanganan yang tepat sangat penting, dan bagaimana langkah pertolongan pertama dilakukan secara benar dan aman. Dengan metode komunikasi dua arah, warga juga diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman, sehingga materi yang disampaikan lebih kontekstual dan mudah dipahami.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026, di lingkungan permukiman warga dan melibatkan kader kesehatan setempat sebagai mitra koordinasi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok 1-3 Profesi Ners Universitas Airlangga Stase Keperawatan Komunitas dalam praktik UKK (Upaya Kesehatan Kerja) yang dilaksanakan di RT 3 RW 2 Kelurahan Kalijudan Kota Surabaya. Pelaksanaan dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan melibatkan mahasiswa Profesi Ners sebagai edukator, serta warga yang memiliki usaha sebagai peserta kegiatan. Pemateri pada penyuluhan ini adalah setiap anggota kelompok. Kegiatan ini dibimbing oleh Bu Waji selaku pembimbing klinik Puskesmas Kalijudan dan juga pembimbing akademik stase komunitas, yaitu Prof. Ferry Efendi, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D., Bu Sylvia Dwi Wahyuni, S.Kep., Ns., M.Kep., dan Pak Aziz Nashiruddin Habibie, S.Kep., Ns., M.Kep. Kolaborasi lintas pihak ini bertujuan memastikan edukasi tersampaikan secara merata dan efektif kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya keluarga dengan anak-anak dan lansia yang rentan terhadap risiko luka bakar akibat kecelakaan rumah tangga. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif selama sesi demonstrasi dan diskusi yang menunjukkan tingginya kebutuhan akan edukasi kesehatan berbasis komunitas.

Penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kasus luka bakar ringan hingga berat akibat kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan awal yang tepat, seperti penggunaan bahan yang tidak dianjurkan atau keterlambatan mendapatkan pertolongan medis. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan literasi kesehatan, mencegah komplikasi akibat kesalahan penanganan, serta membangun budaya tanggap darurat di lingkungan rumah tangga. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan, serta SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penyediaan edukasi kesehatan yang inklusif dan merata. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 11 tentang permukiman yang aman dan berkelanjutan dengan mendorong terciptanya lingkungan rumah yang lebih aman dari risiko cedera.

Secara keseluruhan, kegiatan Burn Smart: Cerdas Tangani Luka Bakar memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Edukasi yang diberikan tidak hanya memperkuat pengetahuan individu, tetapi juga membangun solidaritas dan kepedulian antarwarga dalam menjaga keselamatan bersama. Harapan ke depannya, kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau wilayah yang lebih luas, sehingga kontribusinya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penguatan pendidikan preventif, serta percepatan pencapaian SDGs dapat semakin nyata dan berkesinambungan.

Penulis: Nabilla Syahwa – Kel 2 Profesi Ners Stase Komunitas dan Keluarga

Editor: Nandyta Putri Ramadhani (Airlangga Nursing Journalist)