NERS NEWS – Surabaya — Tim POKJA UKS Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga didampingi Puskesmas Klampis Ngasem melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “Edukasi Kegawatdaruratan Pingsan dan Tatalaksana Awal pada Anak Sekolah Dasar” di SDN Klampis Ngasem 2 Kota Surabaya, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini diikuti oleh 24 siswa kelas V dengan antusiasme yang tinggi. Edukasi disampaikan oleh Tim POKJA UKS Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melalui metode ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi langsung pertolongan pertama pada kondisi pingsan.
Materi yang diberikan meliputi pengertian pingsan, tanda dan gejala, faktor penyebab, hingga langkah-langkah tatalaksana awal yang aman dan tepat apabila menjumpai kejadian pingsan di lingkungan sekolah maupun di rumah. Untuk meningkatkan pemahaman siswa, pemateri juga melibatkan peserta dalam praktik sederhana serta sesi tanya jawab.
Koordinator UKS Puskesmas Klampis Ngasem, Ns. Usluk, yang turut hadir dan mengikuti kegiatan hingga akhir, mengapresiasi pelaksanaan edukasi tersebut.
“Edukasi kegawatdaruratan seperti ini sangat penting diberikan sejak usia sekolah dasar. Anak-anak perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar agar tidak panik dan dapat melakukan pertolongan awal yang benar saat menghadapi kejadian pingsan,” ujar Ns. Usluk.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan UKS tidak hanya berfokus pada aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan di sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak aktif bertanya dan mampu menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan. Beberapa siswa juga berhasil memperagakan langkah tatalaksana awal pingsan sesuai dengan arahan pemateri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa SD terhadap kondisi kegawatdaruratan, khususnya pingsan, dapat meningkat sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman dan sehat.
Penulis : Muhammad Nurriyanto
Editor : Raffa Nadiya Primatiana (Airlangga Nursing Journalist)





