
NERS NEWS — Surabaya — Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) kelas A3 Angkatan 2023 Kelompok A4 melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis Praktik Klinik Keperawatan di Poli Anak Rumah Sakit Universitas Airlangga. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, dengan mengangkat judul “KENALI CAMPAK SEJAK DINI.” Program ini merupakan implementasi pembelajaran keperawatan anak yang berfokus untuk menambahkan pengetahuan orang tua terkait penyakit campak serta pentingnya imunisasi dan cara pencegahan campak.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Dosen Pembimbing Akademik Keperawatan Anak, Ibu Nuzul Qur’aniati, S.Kep., Ns., M.Ng., Ph.D., serta Pembimbing Klinik (CI) Deasy Nusiyanti, S.Kep., Ns., dan Ika Nursetyo Palupi, S.Kep., Ns., yang memberikan arahan dan dukungan selama pelaksanaan promosi kesehatan berlangsung.
Kegiatan diikuti oleh orang tua pasien anak yang sedang menunggu pelayanan di Poli Anak. Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan perkenalan mahasiswa, dilanjutkan penyampaian tujuan kegiatan, serta pemberian edukasi mengenai penyakit campak, tanda dan gejala, cara penularan, komplikasi, hingga langkah pencegahannya melalui imunisasi, asupan nutrisi, ASI eksklusif hingga PHBS.
Sebagai langkah awal, mahasiswa menggali pengetahuan awal orang tua mengenai campak melalui diskusi singkat. Materi kemudian disampaikan secara interaktif menggunakan media PowerPoint dan leaflet. Mahasiswa menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit menular yang dapat menyerang anak, terutama yang belum memiliki kekebalan, dengan gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, hingga muncul ruam pada kulit. Penjelasan juga mencakup pentingnya imunisasi campak sebagai upaya paling efektif untuk mencegah penyakit dan komplikasi yang dapat terjadi.
Dalam kegiatan tersebut, ditemukan bahwa masih ada beberapa orang tua yang merasa takut memberikan vaksin campak kepada anak karena khawatir terhadap efek samping. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa memberikan edukasi dan klarifikasi secara langsung mengenai keamanan imunisasi, manfaat vaksin dalam membentuk kekebalan tubuh, serta risiko yang lebih besar apabila anak tidak diimunisasi. Orang tua juga diberikan pemahaman bahwa efek samping ringan seperti demam merupakan hal yang normal dan bersifat sementara, sedangkan manfaat perlindungan terhadap penyakit jauh lebih besar.
Suasana kegiatan semakin aktif saat sesi tanya jawab, di mana para orang tua menyampaikan pengalaman serta kekhawatiran mereka terkait imunisasi. Mahasiswa menjawab pertanyaan dengan pendekatan komunikatif dan edukatif sehingga peserta lebih memahami pentingnya vaksinasi bagi kesehatan anak. Selain itu, dilakukan demonstrasi cuci tangan yang benar sebagai bagian dari pencegahan penularan penyakit menular, termasuk campak.
Kegiatan diakhiri dengan dokumentasi mahasiswa dan pembimbing klinik (CI). Melalui program promosi kesehatan ini, diharapkan peserta dapat memahami gejala awal campak dan tidak ragu untuk imunisasi lengkap salah satunya vaksin campak untuk mencegah penyakit campak sejak dini pada anak. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs poin 3 (Good Health and Well-Being), yaitu mendukung peningkatan derajat kesehatan anak melalui edukasi, pencegahan penyakit, dan penguatan peran orang tua dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.
Penulis: Fitri Damayanti Adam
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)




