Fakultas Keperawatan Unair Laksanakan Kegiatan Student Inbound Federation University Australia di Rumah Singgah Al-Hidayah Mojokerto

NERS NEWS — Mojokerto — Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKp Unair) kembali menyelenggarakan kegiatan internasional melalui program Student Inbound bersama Federation University Australia pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FKp Unair dalam mendukung internasionalisasi pendidikan serta memperluas wawasan global mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.

Sebanyak 15 peserta yang merupakan dosen dan mahasiswa dari Federation University Australia mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan praktik keperawatan kesehatan jiwa berbasis komunitas di Indonesia. Kegiatan diawali dengan penjemputan rombongan mahasiswa di Hotel JW Marriott Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju Kabupaten Mojokerto.

Rombongan tiba di Rumah Singgah Al-Hidayah, sebuah rumah rehabilitasi bagi penderita disabilitas psikososial yang berlokasi di Jl. Ketidur Gang II, Mojojejer, Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Rumah singgah ini merupakan fasilitas rehabilitasi berbasis komunitas yang didirikan oleh Prof. Dr. Ah. Yusuf, S.Kp., M.Kes., yang juga merupakan dosen Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Rumah Singgah Al-Hidayah dikenal sebagai salah satu model layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat yang menekankan pada pendekatan humanistik, sosial, dan pemberdayaan individu.

Kegiatan dibuka oleh Student Ambassador Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Dalam sambutannya, Student Ambassador menyampaikan bahwa program Student Inbound ini diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta perspektif lintas budaya antara mahasiswa Indonesia dan Australia, khususnya dalam bidang keperawatan kesehatan jiwa komunitas.

Adapun kegiatan utama mengusung tema “Learning about the Community Approach to Mental Health Issues at the Shelter House for Mental Health in Mojokerto”. Para mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai konsep dasar rehabilitasi psikososial, peran perawat komunitas dalam mendampingi klien dengan gangguan kesehatan jiwa, serta pentingnya dukungan keluarga dan masyarakat dalam proses pemulihan.

Selain sesi pemaparan, peserta juga melakukan observasi langsung terhadap aktivitas rehabilitasi yang dilakukan di Rumah Singgah Al-Hidayah. Mahasiswa Federation University Australia berkesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pendekatan komunitas diterapkan dalam kehidupan sehari-hari penghuni rumah singgah, termasuk aktivitas sosial, pendampingan psikososial, serta upaya reintegrasi ke masyarakat.

Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi para peserta, karena tidak hanya memperkaya pemahaman teoritis, tetapi juga memperlihatkan praktik nyata keperawatan kesehatan jiwa berbasis komunitas di Indonesia. Melalui interaksi langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu memahami perbedaan sistem, budaya, dan pendekatan pelayanan kesehatan mental antara Indonesia dan Australia.

Melalui program Student Inbound ini, Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga berharap dapat terus memperkuat jejaring kerja sama internasional, meningkatkan kualitas pembelajaran global, serta berkontribusi dalam pengembangan praktik keperawatan kesehatan jiwa yang berorientasi pada komunitas dan kemanusiaan.

Penulis: Aulia Cantikasari (Airlangga Nursing Journalist)

Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)