Kenali Stroke, Selamatkan Nyawa: Edukasi Stroke dan Golden Period di IRNA 6 RSUA

NERS NEWS – Surabaya, 27 Februari 2026 – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan judul “Kenali Stroke, Selamatkan Nyawa” di IRNA 6 Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Jumat (27/2).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Stase Keperawatan Medikal Bedah yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan dalam mengenali tanda dan gejala stroke, serta melakukan tindakan cepat pada masa golden period.

PKRS dimulai pukul 10.00 WIB dengan metode ceramah dan tanya jawab interaktif. Media yang digunakan berupa LCD dan leaflet edukatif yang dirancang untuk memudahkan peserta memahami materi secara sederhana dan aplikatif.

Pentingnya Golden Period pada Stroke

Dalam pemaparan materi, pemateri menjelaskan bahwa stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan akibat gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kerusakan sel otak dalam hitungan menit. Oleh karena itu, penanganan cepat menjadi kunci utama dalam menurunkan risiko kecacatan maupun kematian.

Peserta dikenalkan dengan metode FAST sebagai cara sederhana mendeteksi stroke sejak dini:

  1. F (Face drooping) : wajah tidak simetris
  2. A (Arm weakness) : kelemahan salah satu lengan
  3. S (Speech difficulty) : bicara pelo atau tidak jelas
  4. T (Time to call) : segera bawa ke rumah sakit

Selain itu, peserta juga ditekankan dengan slogan “SeGeRa Ke RS” untuk mengenali gejala stroke secara cepat dan tepat.

  1. Se : Senyum tidak simetris
  2. Ge : Gerak separuh tubuh melemah
  3. Ra : Bicara pelo/tidak jelas
  4. Ke : Kebas/kesemutan separuh tubuh
  5. R : Rabun pandangan secara mendadak
  6. S : Sakit kepala hebat secara tiba-tiba

Pemateri menekankan bahwa golden period terapi stroke iskemik berada pada 3-4,5 jam pertama sejak munculnya gejala. Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan medis, semakin besar peluang pemulihan fungsi neurologis.

Antusiasme Keluarga Pasien

Selama kegiatan berlangsung, keluarga pasien tampak antusias mengikuti penyuluhan. Sesi diskusi berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan seputar tanda awal stroke, faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes, serta langkah yang harus dilakukan saat menemukan anggota keluarga mengalami gejala stroke mendadak

Kegiatan ini berada di bawah bimbingan akademik Ibu Dr. Ika Nur Pratiwi, S.Kep., Ns., M.Kep. dan bimbingan klinik Ibu Sri Purwanti, S.Kep., Ns., M.Kep.

Melalui kegiatan PKRS ini, mahasiswa profesi ners berharap keluarga pasien memiliki kesiapan dalam mengenali stroke sejak dini serta mampu mengambil keputusan cepat untuk membawa pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Edukasi ini menjadi wujud nyata peran perawat dalam upaya promotif dan preventif, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan rumah sakit.

Penulis : Alina Ramadani

Editor : Alina Ramadani