Ners News – Keluhan nyeri sendi kerap dianggap sebagai bagian dari proses penuaan. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi tanda awal osteoarthritis apabila tidak dikenali dan dicegah sejak dini. Berangkat dari hal tersebut, Mahasiswa Profesi Ners Universitas Airlangga Kelompok 1 Gelombang 1 Stase Keperawatan Komunitas menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “Kenali Osteoarthritis dan Pencegahannya” pada Kamis (22/01/2026) di Ruang Tunggu Puskesmas Klampis Ngasem. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk promosi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman mengenai osteoarthritis, mulai dari pengertian, faktor risiko, hingga upaya pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri. Sebanyak 12 peserta dari wilayah kerja Puskesmas Klampis Ngasem turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pelaksanaan penyuluhan didampingi oleh Pembimbing Akademik Bapak Dr. Makhfudli, S.Kep., Ns., M.Ked., Trop., Pembimbing Klinik Ibu Mus Adah, S.Kep., Ns., M.Kes., serta didukung oleh tim Promosi Kesehatan Puskesmas Klampis Ngasem, yaitu Ibu Anny, S.Kep.,Ns.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh moderator Novi Nur Inayah yang menyampaikan tujuan kegiatan serta mengatur jalannya penyuluhan. Materi kemudian disampaikan oleh Rani Putri Permatasari dan Nur Hayati selaku mahasiswa profesi ners dengan pendekatan komunikatif dan interaktif. Penyampaian materi didukung oleh penggunaan leaflet dan poster sebagai media edukasi agar pesan kesehatan dapat diterima
dengan lebih jelas oleh peserta. Dalam penyuluhan ini, peserta memperoleh informasi mengenai ciri-ciri osteoarthritis, faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan sendi, serta langkah-langkah
pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga berat badan ideal, melakukan aktivitas fisik yang sesuai, dan memperhatikan postur tubuh saat beraktivitas. Antusiasme peserta terlihat selama sesi tanya jawab berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan, terutama terkait keluhan nyeri sendi yang sering dirasakan serta cara mencegah kondisi tersebut agar tidak semakin memburuk. Diskusi yang terjalin menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap upaya menjaga kesehatan sendi. Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan ini, mahasiswa profesi ners Universitas Airlangga berharap masyarakat dapat lebih memahami osteoarthritis serta mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan secara berkelanjutan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Edukasi ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pencegahan masalah kesehatan sendi sejak dini.
Penulis : Titania Ning Tyas Arum
Editor : Eva Khoirunnisa Adinta (Airlangga Nursing Journalist)




