
NERS NEWS – Surabaya, 11 Februari 2026 – Mahasiswa Praktik Profesi Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan B27 Kelompok 17 melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema “Batuk Beretika, Sehat Bersama” di depan Farmasi lantai 2 Grha Trimed Rumah Sakit Khusus Infeksi Universitas Airlangga.
Kegiatan ini ditujukan kepada pasien dan keluarga pasien yang berada di Poli Grha Trimed sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya etika batuk dalam mencegah penularan penyakit infeksi saluran pernapasan melalui droplet.
PKRS ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan metode ceramah, diskusi interaktif, serta demonstrasi langsung. Media edukasi yang digunakan berupa poster dan leaflet agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan ini turut didampingi oleh Ners Candra selama pelaksanaan berlangsung.
Pemateri menjelaskan bahwa batuk merupakan refleks alami tubuh untuk membersihkan saluran napas. Namun, batuk yang tidak dilakukan dengan benar dapat menjadi media penyebaran mikroorganisme penyebab penyakit.
Peserta diberikan pemahaman mengenai:
– Pengertian dan jenis-jenis batuk
– Penyebab batuk
– Definisi dan tujuan etika batuk
– Cara batuk dan bersin yang benar
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lengan bagian dalam saat batuk/bersin, segera membuang tisu ke tempat sampah, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta menggunakan masker terutama saat sedang sakit.
Kegiatan semakin interaktif saat sesi demonstrasi cara batuk dan bersin yang benar. Peserta tidak hanya mengamati, tetapi juga mempraktikkan ulang teknik batuk beretika yang telah dicontohkan. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab serta evaluasi singkat di akhir kegiatan.
PKRS ini berada di bawah bimbingan klinik M. Syamsul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kep., dan pembimbing akademik Neisya Pratiwindya Sudarsiwi, S.Kep., Ns., M.Kep.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa profesi ners berharap pasien dan keluarga dapat menerapkan etika batuk secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari risiko penularan infeksi.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa keperawatan dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.
Penulis : Alina Ramadani
Editor : Alina Ramadani (Airlangga Nursing Journalist)





