Mahasiswi Profesi Ners Unair Gelar PKRS “SIAGA: Cegah Penularan TB dengan DM di Poli Graha Trimed”

Sumber foto: Dok. pribadi

NERS NEWS – Surabaya, 20 Februari 2026. Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Rumah Sakit Universitas Airlangga dengan mengangkat tema “Pencegahan dan Penatalaksanaan Tuberkulosis (TB) pada Pasien dengan Diabetes Melitus (DM)”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien, keluarga, serta pengunjung rumah sakit mengenai hubungan erat antara TB dan DM yang dapat memperburuk kondisi kesehatan apabila tidak ditangani secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai faktor risiko, tanda dan gejala TB pada pasien DM, pentingnya kepatuhan minum obat, pola hidup sehat, serta pengendalian kadar gula darah. Edukasi disampaikan melalui penyuluhan langsung di ruang tunggu rawat jalan, pembagian leaflet, serta sesi tanya jawab interaktif.

Ketua tim mahasiswa profesi keperawatan menyampaikan bahwa pasien dengan Diabetes Melitus memiliki risiko lebih tinggi terkena TB karena sistem imun yang menurun. Oleh karena itu, deteksi dini dan pengelolaan kedua penyakit secara terpadu sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.

Selain itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), konsumsi makanan bergizi seimbang, kepatuhan kontrol rutin, serta penggunaan masker bagi pasien TB aktif guna mencegah penularan.

Kegiatan PKRS ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) – Mendukung upaya pengakhiran epidemi TB serta pengendalian penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus.
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Melalui edukasi kesehatan yang meningkatkan literasi masyarakat terkait penyakit TB dan DM.
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan – Kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan pengendalian TB pada pasien DM, sehingga angka komplikasi dan penularan dapat ditekan secara signifikan.

Penulis: Mutiya Rahma Wati

Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)