

NERS NEWS – SURABAYA – Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga kelompok PKK B6 menggelar kegiatan promosi kesehatan bertajuk “Kenali Diabetes Melitus Tipe 2” bagi masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kenjeran, Rabu (18/02/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.15 hingga 08.10 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga RT 06 RW 01 Bulak Rukom Timur dalam mengenali gejala dini serta melakukan pengendalian mandiri terhadap penyakit diabetes.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi mendalam mengenai definisi Diabetes Melitus sebagai penyakit kronis akibat ketidakmampuan tubuh memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai gejala umum seperti sering haus, sering buang air kecil, hingga luka yang sulit sembuh, serta diajarkan mengenai ambang batas kadar gula darah normal, yakni 70–100 mg/dL saat puasa dan <140 mg/dL saat tidak puasa.
Kegiatan ini melibatkan warga setempat dan didampingi oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Kenjeran. Pelaksanaan yang bertempat di balai warga RT 06 RW 01 Bulak Rukom Timur ini memungkinkan interaksi langsung, di mana warga dapat berkonsultasi mengenai faktor risiko seperti obesitas, gaya hidup tidak sehat, dan faktor genetik yang memicu DM Tipe 2.
Edukasi ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas literasi kesehatan masyarakat dan penguatan peran kader kesehatan dalam pencegahan serta pengendalian penyakit tidak menular. Hal ini dilakukan sebagai wujud dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well being). Melalui pengenalan lima pilar pengendalian DM mulai dari pengaturan makan hingga aktivitas fisik diharapkan masyarakat dapat mencegah komplikasi lebih lanjut secara mandiri.
Selaras dengan komitmen global, inisiatif ini juga mengintegrasikan SDGs 4 mengenai Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dengan menyediakan informasi kesehatan yang mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat awam. Selain itu, kolaborasi erat antara institusi pendidikan seperti FKp Unair dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama di Puskesmas Kenjeran mencerminkan implementasi SDGs 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals), yang memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi kesehatan demi kesejahteraan publik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan angka prevalensi diabetes melitus tipe 2 yang mencapai 90 hingga 95 persen dari total kasus diabetes dapat ditekan melalui deteksi dini dan perubahan gaya hidup. Mahasiswa FKp Unair berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat guna menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tercapainya target-target pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Penulis: Shelonia Fidhel Renasa
Editor : Eva Khoirunnisa Adinta (Airlangga Nursing Journalist)




