NERS NEWS – Pada hari Jumat, 11 November 2022 pada pukul 10.00 WIB mahasiswa profesi keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga memberikan penyuluhan mengenai Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit Edukasi Pencegahan Risiko Jatuh pada Anak di ruang NICU/PICU guna menambah pengetahuan pasien dan keluarga tentang bagaimana caranya mencegah jatuh pada anak. Penyuluhan ini dihadiri oleh pasien dan keluarga yang berada di NICU/PICU RSUA, Mahasiwa profesi keperawatan kelompok E staste Anak, serta pembimbing klinik kelompok yaitu Ns. Nor Zaidah.
Kegiatan penyuluhan merupakan kegiatan wajib yang dilakukan mahasiswa profesi keperawatan Universitas Airlangga saat melaksanakan praktik profesi di Rumah Sakit. Topik PKRS yang dipilih yaitu Pecegahan Risiko Jatuh pada Anak. Jatuh adalah suatu peristiwa dimana seseorang mengalami kehilangan keseimbangan yang mengakibatkan mendadak terbaring/terduduk dilantai atau ditempat yang lebih rendah dengan atau tanpa kehilangan kesadaran atau luka. Penyebab jatuh sendiri bisa disebabkan oleh faktor intrinsik seperti riwayat jatuh sebelumnya, penurunan penglihatan, perilaku dan sikap berjalan, sistem musculoskeletal, status mental, penyakit akut, dan penyakit kronik. Bisa juga disebabkan oleh faktor ekstrinsik seperti pengobatan, kamar mandi, desain bangunan, kondisi permukaan lantai, dan kurangnya pencahayaan.
Salah satu cara untuk mencegah risiko jatuh pada anak dan orang-orang yang berisiko bagi petugas kesehatan adalah dengan melakukan pengkajian awal skala Humpty Dumpty pada anak, melakukan pengkajian, monitoring, dan intervensi pasien berisiko jatuh dengan menentukan jumlah skala Humpty Dumpty, memposisikan tempat tidur pasien dalam posisi rendah, menaikkan pagar pengaman tempat tidur, memastikan lampu tidur hidup saat malam hari, memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga, serta memberikan tanda resiko jatuh pada pasien kategori risiko tinggi. Orang tua juga dapat melakukan pencegahan risiko jatuh pada anak seperti mendampingi anak selama perawatan, memastikan handrail terpasang dengan benar dan memasang pagar pengaman saat tidur.
Respon keluarga mengenai penyuluhan yang diberikan sangat baik. Keluarga antusias mengikuti kegiatan penyuluhan. Terlihat beberapa pasien aktif dalam bertanya mengenai pencegahan risiko jatuh pada anak. Selain itu, mahasiswa dan pembimbing klinik juga memvalidasi seberapa paham keluarga pasien mengenai materi tersebut.
Penulis : Nur Athiyyah Amini
Editor : Naili Raudiatus Zahra (Airlangga Nursing Journalist)





