Penyebaran Nyamuk di Singapura

  • By Ida Sholihatun Nisa
  • In Ners News
  • Posted 29 Maret 2021

Nyamuk merupakan salah satu hewan yang tidak disukai oleh manusia karena tusukannya menyebabkan rasa sakit dan juga gatal. Bahkan ada juga nyamuk yang menyebabkan penyakit serius seperti DBD atau malaria. Manusia menggunakan berbagai cara agar terhindar dari nyamuk tapi mengapa Singapura menyebarkan nyamuk didaerahnya??

Dilansir dari kompas.com ternyata selain melawan virus corona Singapura juga berjuang melawan penyakit DBD yang disebabkan nyamuk Aedes. Tingkat DBD kali ini melunjak naik dari tahun 2013. Pada tahun 2013 ada 22.170 kasus sementara tahun 2020 di awal tahun saja sudah mencapai 14.000 kasus yang dilaporkan oleh Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA). Kasus ini menyebabkan pendarahan,kesulitan bernafas, kegagalan organ dan potensi kematian Dengan adanya masalah ini pemerintah Singapura meningkatkan pemeriksaan untuk menghilangkan habitat nyamuk pada daerah perubahan. Hal ini terjadi karena perubahaan curah hujan yang tinggi dan juga daerah yang lembab.

Sementara para ilmuan mengembakbiakkan nyamuk pembawa bakteri yang bisa membuat nyamuk Aedes tidak berkembangbiak. Nama nyamuk itu ialah Wolbachia, nyamuk ini tidak mengigit dan tidak menularkan penyakit. Nyamuk ini bertugas untuk menyebarkan bakteri yang membuat nyamuk betina tidak bisa bertelur lagi karena nyamuk betinalah yang mengigit manusia. Lalu bukankah nyanmuk itu disebar maka populasinya akan semakin banyak dan DBD bisa semakin meningkat? Jawabannya tidak, jika Wolbachia sudah menyebarkan bakteri tersebut kepada nyamuk betina maka dia tidak akan bisa berkembangbiak. Jika keduanya tidak bisa berkembangbiak maka nyamuk itu akan mati karena tidak dapat berkembangbiak lagi.

Hal ini mengguntungkan negara Singapura, karena ketika mereka meluncurkan aksi mereka, penyakit DBD perlahan-lahan mulai menurun. Namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini dapat semakin meningkat karena Singapura merupakan negara yang padat dan akan sulit untuk menyebarkan Wolbachia. Mereka butuh ribuan Wolbachia agar bisa menyebar keseluruh pelosok kota.

Sumber: kompas.com
Penulis: Novensia Bunga Virginie Hutajulu

Pin It
Hits 49

Terpopuler