SKINers Fkp Unair Lestarikan Kesenian Banjari Melalui Voice of Jama’ah Rufaidah (VJR)

  • By Risky Nur Marcelina
  • In Ners News
  • Posted 30 Maret 2021

NERS NEWS – Ormawa SKINers Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sukses menyelenggarakan proker VJR yang terhitung 3 kali dilaksanakan pada Maret ini (27/03/2021).

VJR atau Voice of Jama’ah Rufaidah adalah proker dari Departemen Kemakmuran Musholla SKINers. VJR adalah kegiatan latihan hadrah atau banjari. Saat belum pandemi, latihan dilaksanakan secara offline dengan berlatih hadrah dan bernyanyi. Namun karena sekarang menggunakan metode daring, maka latihan difokuskan pada segi vokalnya.

VJR dilaksanakan setiap dua minggu sekali setiap Rabu. Kegiatan ini terhitung sudah tiga kali dilaksanakan pada bulan maret ini, yaitu pada tanggal 10, 24, dan 27.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk melestarikan kesenian hadrah dan banjari dikalangan KM Fkp Unair dan untuk persiapan perlombaan ”, tutur Devi selaku ketua pelaksana.

Untuk periode kali ini, kegiatan VJR dikhusus bagi akhwat saja, karena jika digabung dengan bagian ikhwan (banjar) maka suara tidak akan terdengar jelas dan latihan tidak akan berjalan optimal.

Mekanisme dari kegiatan ini yaitu pada latihan online melalui platform zoom. Pada pertemuan pertama disampaikan materi secara garis besar oleh pelatih terkait dengan apa itu banjari, hadrah, nasyid, alat-alat yang digunkan, serta pembagian untuk vokalnya.

“Saat pertemuan awal kita berlatih satu lagu, kemudian nanti dibedah terutama untuk pembagian vokalnya, jadi pelatih akan mengajarkan satu-satu kepada peserta seperti vokal 1, backing suara 1, vokal 2, backing suara 2, dan sebagainya”, ujar Devi.

Setelah diberikan pelatihan, peserta VJR nantinya akan mengirimkan masing-masing suara mereka melalui fitur voice note Whatsaap. Lalu saat pertemuan kedua akan dilakukan evaluasi dari pelatih.

“Pelatih akan mengevaluasi dari apa yang sudah dikirmkan peserta, kemudia didalam zoom juga dilakukan validasi terutama jenis vokal apa yang sekirannya cocok pada masing-masing peserta”, ujar Devi selaku ketua pelaksana.

Meskipun pelaksanaan VJR taun ini harus dilaksanakan secara daring, tidak mengurangi semangat teman-teman untuk belajar seni hadrah dan banjari.

“Alhamdulillah pelaksanaan selama pertemuan 1-3 ini teman-teman masih semangat untuk para akhwat khususnya, karena VJR periode ini lebih difokuskan pada pengolahan dan pelatihan vocal, walaupun di pertemuan terakhir sempat mengalami penurunan jumlah peserta” , ujar Devi.

Devi berharap dengan dilaksanakannya kegiatan Voice of Jama’ah Rufaidah dapat menjadi salah satu wadah untuk teman-teman KM Fkp Unair dalam melestarikan kesenian Islamiyah.

“Bagi teman-teman akhwat yang mau bergabung dengan VJR tidak perlu malu karena disini kita belajar bersama tentunya dengan para pelatih yang juga baik dan ramah pastinya. Jika bukan kita yang melestarikan kesenian ini maka siapa lagi", ujar Devi.

Penulis: Miftakhul Qorni Isna (Airlangga Nursing Journalist)
Editor : Risky Nur Marcelina (Airlangga Nursing Journalist)

Pin It
Hits 43

Terpopuler