Terjun ke Dunia Kepenulisan Bersama Genting

  • By Titis Nurmalita Dianti
  • In Ners News
  • Posted 31 Maret 2021

NERS NEWS - Genting (GEN Corps Writing Class) baru saja diselenggarakan pada Minggu, (28/03/2021) secara virtual melalui Zoom Meeting. Kelas menulis yang diadakan oleh salah satu ormawa Fakultas Keperawatan Unair yaitu Gencorps. Gencorps memberikan kesempatan bagi seluruh mahasiswa FKp untuk lebih mengenal dunia kepenulisan dengan menghadirkan 2 pemateri yang sangat luar biasa, yaitu Zana Afia dan Faris Ilham. Keduanya merupakan eks-kontributor UNAIR NEWS yang telah berpengalaman di bidang ini.

Genting kali ini mengangkat tema “Tips and Tricks Menulis dan Menuangkan Gagasan Bagi Pemula”. Dimulai dengan penyampaian materi pertama oleh kak Zana Afia. Beliau membagikan tips bagaimana langkah awal untuk memulai menulis bagi pemula. Tidak hanya itu, dia juga mengenalkan esai, baik ilmiah maupun non ilmiah. Beliau selalu memotivasi peserta untuk berani terjun ke dunia kepenulisan. Kak Zana selalu mengatakan jangan pernah takut untuk menulis dengan alasan tidak memiliki ide. Sejatinya ide selalu ada di kepala kita, dia selalu berjalan-jalan di sana. Hanya saja kita yang tidak peka dan masih enggan untuk merealisasikannya. Beliau menyisipkan salah satu quotes dari Finding Forrester (2000) yang berbunyi “The first key of writing is write, not to think!” Oleh karena itu, kak Zana memberi saran kepada peserta untuk selalu menuangkan ide yang terlintas ke dalam sebuah catatan kecil. Mulai dari catatan kecil itu akan menjadi sesuatu yang besar jika kita memiliki keinginan dan kemauan. Di akhir penyampaian materi, beliau juga sempat menunjukan salah satu esai buatannya yang berjudul “Arsip Digital Hybrid Cloud Computing”.

Pada sesi kedua juga tidak kalah seru. Kak Ilham mengangkat sebuah statement bahwa plagiat merupakan musuh selimut akademik. Tentu saja ini benar adanya. Mengingat banyak sekali oknum yang masih melakukan sebuah plagiasi. Plagiasi adalah mengambil karangan atau pendapat orang lain dan dibuat buat seolah itu karangannya sendiri, Baik disengaja maupun tidak. Sebagai mahasiswa sudah seharusnya menghindari hal tersebut. Menggunakan ide dan kreatifitas sendiri dalam membuat suatu karya akan lebih mengasah kemampuan. Kak Faris juga menyampaikan bagaimana cara – cara supaya mahasiswa terhindar dari plagiarisme. Beliau juga mengenalkan beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk mengecek suatu karya mengandung plagiat atau tidak.

Antusias peserta juga terlihat saat sesi tanya jawab. Banyak diantara mereka yang melontarkan pertanyaan seputar kepenulisan kepada kedua pemateri hebat tersebut. Ternyata tidak hanya berakhir di webinar, panitia juga sudah menyiapkan sebuah challenge untuk melatih keterampilan peserta, dimana peserta genting diminta untuk membuat esai singkat yang nantinya akan diberi feedback oleh pemateri. Tidak hanya itu, peserta dengan esai terbaik akan mendapatkan reward dari panitia. Diharapkan dengan adanya acara ini, mahasiswa keperawatan UNAIR semakin termotivasi untuk merealisasikan ide yang dimiliki melalui sebuah tulisan.

Penulis : Enka Sabbita Haqqi
Editor : Dyah Ratika Maulani Wulandari

Pin It
Hits 40

Terpopuler