Realisasikan Target Kuliah Offline, 3.557 Civitas Unair Divaksin

  • By Risky Nur Marcelina
  • In Ners News
  • Posted 02 April 2021

NERS NEWS – Sebanyak 3.557 dosen dan tenaga kependidikan Unair dijadwalkan mengikuti vaksinasi selama lima hari yang dilaksanakan di Airlangga Convention Center Kampus C (27-31/03/3031).

Realisasi dukungan terhadap Program Percepatan Vaksinasi Nasional dilakukan Universitas Airlangga dengan melakukan vaksin kepada dosen dan tendik dengan total 3.557 orang.

“Program ini memang ditujukan untuk mempercepat, percepatan program vaksinasi terutama untuk mendukung pemerintah agar semester depan kuliah diharapkan bisa dilaksanakan secara offline untuk menjaga standar ketercapaian learning outcome dari pembelajaran”, tutur Dr. Endang Dewi Masithah., Ir., MP selaku Direktur SDM Unair.

Unair menerima 3.557 vaksin jenis Astra Zeneca dari pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Jumlah tersebut disesuaikan dengan daftar dosen dan tenaga kependidikan Unair yang belum divaksin.

Dalam program tersebut, rata-rata jumlah yang divaskin setiap harinya mencapai 700 orang. Terdapat 7 shift jadwal pemberian, sehingga rata rata ada sekitar 100 orang yang mengikuti vaksin pada setiap jamnya.

“Dari perbandingan jumlah pegawai dan masa pelaksanaan vaksinasi itu, kita buat tujuh jadwal dan 1 jam untuk istirahat setiap harinya”, ujar Dr. Endang Dewi Masithah., Ir., MP.

Terdapat sebanyak 457 kelompok umur lansia dalam data kepegawaian UNAIR, mayoritas dosen. Menurut Endang, tim medis Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) sudah menyiapkan prosedur khusus untuk kelompok-kelompok rentan.

“Kita data terkait keolompok rentan, lansia, ibu hamil, ibu menyusui. Namun, kita juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan pemerintah provinsi. Misal, ternyata mereka sudah dapat jatah vaksin mandiri”, ujar Endang.

Dalam program vaksinasi ini sendiri, RSUA mengerahkan kurang lebih 100 tenaga medis, khususnya bagian non-administratif. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD., K-PTI., FINASIM. di sela-sela vaksinasi hari pertama.

“Rumah Sakit Unair mengerahkan per set, ada 20 vaksinatornya. Ini juga bisa ditambah, menyesuaikan kebutuhan. Namun pada dasarnya Rumah Sakit Unair siap untuk mensukseskan vaksinasi di Universitas Airlangga maupun masyarakat di luar Unair”, tutur Nasronudin.

Terdapat 4 alur prosedur yang harus diikuti bagi penerima vaksin Covid-19 di Unair. Alur pertama penerima vaksin menuju ke Meja 1 untuk mendaftar dan verifikasi data sembari membawa satu fotokopi KTP, lembar skrining, lembar persetujuan, dan memo vaksinasi. Alur kedua, penerima vaksin mengikuti skrining, anamnesa, dan pemberian edukasi vaksinasi Covid-19 di Meja 2. Alur ketiga penerima vaksin akan divaksin jika dinyatakan layak oleh tim medis di Meja ke 3. Alur terakhir, penerima vaksin menunggu 30 menit untuk melihat reaksi pasca-vaksinasi di Meja ke 4. Setelah masa observasi kartu vaksinasi Covid-19 bisa diterbitkan dan vaksinasi selesai.

Penulis: Miftakhul Qorni Isna
Editor : Risky Nur Marcelina

Pin It
Hits 36

Terpopuler