Mahasiswa Program Doktoral Adakan Seminar Nasional Guna Rayakan Dies Natalis FKp ke-22

  • By Risky Nur Marcelina
  • In Ners News
  • Posted 04 April 2021

NERS NEWS - Seminar Nasional bertema Inovasi Pelayanan Keperawatan dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakat Indonesia baru saja dilaksanakan pada Sabtu (2/04/2021). Seminar ini merupakan persembahan mahasiswa program doktoral angkatan 3 dan 4 Fakultas Keperawatan UNAIR dalam rangka perayaan Dies Natalis FKp ke-22. Acara ini diadakan secara online melalui Zoom Meeting dan live Youtube FKp serta secara offline yang bertepatan langsung di Fakultas Keperawatan UNAIR.

Ns. Awatifful Azza, M.Kep., Sp.Kep.Mat. selaku ketua panitia mengatakan dalam sambutannya, kondisi pandemi saat ini memberi dampak pada sektor kesehatan. Selain itu, tuntutan masyarakat yang semakin tinggi mengharuskan perawat milenial selalu berinovasi dan berpikir kritis dalam upaya pemberian layanan kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. “Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja sama yang luar biasa. Kerja cepat, kerja keras, dan kerja ikhlas dari semua panitia” ujarnya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Prof. Nursalam, M.Nurs (Hons) selaku koordinator program studi doktoral FKp UNAIR. Dekan FKp Unair, Prof. Dr. Ah. Yusuf S, S.Kp., M.Kes memberikan contoh tentang Inovasi Pelayanan Keperawatan dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakat di Indonesia sebagai pengantar.

Pada sesi 1, materi pertama diisi oleh Dr. Pudah, M.Si selaku Direktur Fasilitas Pengemangan Kapasitas Aparatur Desa, Kementerian Dalam Negeri. Beliau menyampaikan Kebijakan Pemerintahan Tentang Perawat Desa sebagai Upaya Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa. Salah satu program yang dikembangkan saat ini adalah OVON yaitu One Village One Nurse. Dr. Pudah juga berharap program doktoral Keperawatan UNAIR ini dapat ikut berkontribusi dalam upaya melaksanakan program prioritas negara. Terutama di bidang kesehatan.

Materi kedua yaitu penyampaian terkait Peran PPNI dalam Perlindungan Legalitas Inovasi Keperawatan di Indonesia oleh Dr. Harif Fadhillah, S.Kp., SH., M.Kep., MH selaku ketua DPP PPNI. Beliau menyampaikan bahwa saat ini organisasi profesi sudah mengawal dan berkomitmen dalam pengembangan inovasi keperawatan untuk membangun kesehatan masyarakat. Ini sesuai dengan visinya yaitu PPNI sebagai organisasi profesi yang disayangi anggota, dicintai pemerintah, dan diperhitungkan organisasi lainnya.

Selanjutnya Dr. Muhammad Hadi M.Kep yang merupakan ketua AIPNI memberikan materi tentang Inovasi Lembaga Pendidikan dalam Menyiapkan Lulusan Perawat Milenial Berdaya Saing. Beliau mengatakan implementasi kampus merdeka dan upaya inovasi pendidikan tinggi terutama di kredibilitas organisasi itu sendiri harus mempunyai kolaborasi lintas sektor.

Pada sesi kedua juga terdapat 2 pemateri yang merupakan mahasiswa program doktoral angkatan 3 dan 4 FKp UNAIR. Mereka adalah Ns. Setyoadi, M.Kep., Sp.Kep.Kom yang menyampaikan materi tentang Model Pendidikan Kesehatan Berbasis Android. Kemudian ada Ns. Indah Nursanti, M.Kep., RN, WOC (ET)N dengan materi Pengembangan Model Kemandirian Klien dalam Wound Care Berbasis Self Care dan Telenursing Sebagai Wujud Nerspreneurship.

Jumlah peserta yang mencapai angka seribu lebih menggambarkan bahwa acara ini sangat menarik perhatian baik dari perawat atau praktisi kesehatan, akademisi, dan mahasiswa. Diharapkan setelah acara ini, akan banyak bermuncul inovasi – inovasi baru dalam pelayanan keperawatan sehingga taraf kesehatan di Indonesia terus membaik di tengah kondisi pandemi seperti saat ini.

Penulis : Enka Sabbita Haqqi
Editor : Dyah Ratika Maulani Wulandari

Pin It
Hits 90

Terpopuler