Ciptakan Lingkungan yang Asri untuk Bumi Pertiwi

  • By Risky Nur Marcelina
  • In Ners News
  • Posted 06 Jun 2021

NERS NEWS - Untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Green Nursing Corps (GEN Corps) menyelenggarakan seminar umum yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu (05/06/21). Dengan mengusung tema “Aksi Cinta dari Kami untuk Bumi”, acara ini semarak diikuti oleh peserta dari berbagai instansi.

Bumi selalu menyediakan kehidupan bagi makhluk hidup. Mewujudkan gaya hidup ramah lingkungan penting untuk menjaga bumi tetap lestari. Kita berpeluang untuk menghancurkan bumi atau memilih menjaga serta melestarikannya. Sikap kita sebagai generasi penerus bangsa adalah mengambil langkah perubahan demi menciptakan bumi yang asri. Namun jika dilihat dari segi lingkungan, di Indonesia sendiri sampah masih menjadi hal yang paling sering dibicarakan hingga cara menanggulanginya. Indonesia merupakan negara sebagai penghasil sampah terbesar kedua di dunia, tak heran jika sampah masih menjadi masalah utama lingkungan hingga saat ini.

Penyumbang sampah terbesar adalah sampah organik yang seharusnya dapat dikelola dengan baik dan dapat menjadi bahan campuran kompos sehingga menghasilkan pupuk. Selanjutnya adalah sampah plastik yang membutuhkan waktu berjuta-juta tahun untuk didaur ulang karena bahannya yang sulit terurai. Adanya penumpukan sampah di TPS kota-kota besar karena kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap jenis sampah yang dapat didaur ulang. Sampah dibuang begitu saja tanpa disortir yang mengakibatkan penumpukan sampah yang tidak terkontrol.

Selain sampah, perubahan iklim yang terjadi di Indonesia perlu diwaspadai. Sebagai negara yang beriklim tropis, pemanasan global sebagai fakor utama penyebab perubahan iklim dikarenakan gas atau zat sisa yang tidak diperlukan meningkat. Gas tersebut menimbulkan panas sehingga panas bumi terperangkap di atmosfer dan meningkatkan suhu bumi.

Meningkatnya gas yang ditimbulkan oleh adanya rumah kaca disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor. Kegiatan beternak dan bertani juga dapat menimbulkan zat sisa karena hewan ternak menghasilkan gas metana yang memicu panas bumi. Ditambah maraknya penggunaan AC dan lemari es dapat meningkatkan zat CFC yang berdampak buruk. Adanya deforestasi atau penggundulan hutan menyebabkan kurangnya daerah resapan air serta minimnya karbon dioksida yang terserap sehingga oksigen tidak lagi dirasa cukup.

Cara pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menghemat listrik serta air. Menggunakan produk yang ramah lingkungan juga memudahkan produk tersebut untuk terurai jika sudah menjadi sampah. Menggalakkan 5R (rethink, reduce, reuse, recycle, dan replace) misalnya membawa tas pribadi saat berbelanja untuk mengurangi penggunaan kantong kresek.

Dengan adanya webinar ini diharapkan para peserta mengerti tentang pentingnya menciptakan bumi yang asri dan sehat demi kesejahteraan bersama. Dari adanya lingkungan yang sehat setidaknya dapat menghindarkan kita dari resiko penyebaran penyakit.

Penulis : Dewi Rachmawati (Airlangga Nursing Journalist)
Editor : Risky Nur Marcelina (Airlangga Nursing Journalist)

Pin It
Hits 81

Comments   

0 #2 uzocagewyez 2021-06-21 01:48
Ucufaz: http://slkjfdf.net/ Dowotiy vyu.gzih.ners.unair.ac.id.nwl.nc http://slkjfdf.net/
Quote
0 #1 uyahelveldixo 2021-06-21 01:40
Ikasugiz: http://slkjfdf.net/ Ajenav udd.uiua.ners.unair.ac.id.uel.vs http://slkjfdf.net/
Quote

Add comment


Security code
Refresh

Terpopuler