INFORMASI TEST ELPT (CLICK HERE) DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA MALAM HARI : GANGGUAN TIDUR DAN GEJALA DEPRESI PADA REMAJA

DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA MALAM HARI : GANGGUAN TIDUR DAN GEJALA DEPRESI PADA REMAJA

  • By Titis Nurmalita Dianti
  • In Ners News
  • Posted 07 September 2021

Generasi milenial pasti tidak asing dengan benda yang dinamakan ‘smartphone’. Ya, kapanpun dan di manapun orang-orang tidak akan bisa terlepas dengan benda satu ini, khususnya bagi para remaja. Dengan berbagai fitur yang lengkap dan mudah, smartphone sangat membantu kita dalam aktivitas sehari-hari, entah itu untuk mengerjakan tugas, chatting dengan teman, bermain game, mengeksplorasi sosial media, dan lain sebagainya. Jika ditanya kapan waktu paling tepat dan nyaman untuk bermain smartphone, pasti sebagian besar orang menjawab pada malam hari. Namun tahukah Anda jika penggunaan smartphone yang berlebihan pada malam hari dapat menimbulkan efek yang cukup signifikan.

Berdasarkan peneliti dari Fakultas Keperawatan UNAIR telah ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan smartphone di malam hari, gangguan tidur dan gejala depresi pada remaja. Dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan smartphone mereka secara berlebihan di malam hari. Penggunaan smartphone didominasi oleh responden wanita dan kebanyakan mereka menggunakan aplikasi chat dan media sosial di smartphone pada malam hari sebelum tidur.

Mungkin beberapa dari kita akan bertanya mengapa remaja lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain smartphone. Hal ini telah dijelaskan pada penelitian lainnya bahwa memang remaja lebih rentan terhadap penggunaan smartphone yang berlebihan dibandingkan orang dewasa karena, faktanya memang para remaja kurang memiliki kemampuan untuk mengendalikan antusiasme terhadap sesuatu yang menarik, salah satunya adalah smartphone. Selain itu, kebanyakan para remaja menggunakan smartphone sebagai sarana berinteraksi dengan teman-temannya dan metode aktualisasi diri. Menariknya, ternyata para wanita memiliki ketergantungan yang lebih tinggi terhadap smartphone dibandingkan laki-laki karena perempuan memiliki kecenderungan untuk mendapatkan informasi up-to-date, mengekspresikan diri dan perasaan mereka serta memamerkan barang-barang mereka lebih dibandingkan dengan laki-laki. Penggunaan yang mudah dan nyaman memberikan dampak positif jika dimanfaatkan secara bijak oleh remaja, seperti memberikan informasi yang up-to-date dan memperluas jaringan pertemanan. Adapun sebaliknya jika smartphone digunakan secara berlebihan, hal ini akan mengakibatkan berbagai dampak negatif untuk remaja, seperti kecemasan, kurangnya interaksi sosial dan kecanduan.

Lalu bagaimana hubungannya dengan gangguan tidur? Pada hasil penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa sebagian besar para remaja mengalami susah tidur pada malam hari. Data dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang mengalami insomnia juga berasal dari responden wanita yang disebabkan karena menggunakan smartphone secara berlebihan di malam hari. Durasi tidur yang kurang akan berdampak negatif pada pengembangan remaja padahal seharusnya aktifitas tidur di malam hari merupakan elemen penting untuk perkembangan otak. Apabila remaja tersebut mengalami gangguan tidur, maka akan menyebabkan rasa kantuk di siang hari serta akan mengganggu kegiatan sehari-hari mereka seperti belajar di sekolah. Jika hal itu terjadi terus menerus akan menyebabkan penurunan tingkat prestasi akademik dan interaksi dengan lingkungannya.

Padahal masa remaja merupakan periode penting dalam perkembangan fungsi intelektual melalui prestasi akademik, dan pengembangan fungsi sosial melalui interaksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu, dengan menyadari pentingnya dampak penggunaan smartphone pada malam hari melalui penelitian ini, masyarakat terutama orang tua, dapat mengambil sikap bijak dan melakukan pendekatan edukasi yang positif tentang penggunaan smartphone terutama pada malam hari, seperti membatasi penggunaan smartphone paling lambat jam 10 malam agar smartphone dapat digunakan sesuai prioritas kebutuhan.

Artikel penelitian secara lengkap dapat diakses pada https://www.scopus.com/record/display.uri?eid=2-s2.0-85057295038&origin=resultslist

Sumber :
Adolescents' smartphone use at night, sleep disturbance and depressive symptoms
Dewi, R.K., Efendi, F., Has, E.M.M., Gunawan, J.
International Journal of Adolescent Medicine and Health, 2021, 33(2), 20180095
DOI : 10.1515/ijamh-2018-0095

Keyword :
Remaja
Gejala depresi
Gangguan tidur
Smartphone

Editor : Titis Nurmalita Dianti (Airlangga Nursing Journalist)

Pin It
Hits 456

Add comment


Security code
Refresh