NERS NEWS - Mahasiswa Praktik Klinik III Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan 2020 Kelompok 1.3 telah melaksanakan kegiatan promosi kesehatan pada Jumat, 12 Mei 2023 yang ditujukan kepada pasien dan keluarga pasien di Ruang Tunggu Poli Obgyn Rumah Sakit Airlangga Surabaya. Dengan mengusung tema tentang persalinan, promosi kesehatan ini ditujukan untuk mengedukasi pasien dan keluarga pasien terkhusus yang sedang hamil atau yang mempunyai kerabat serta teman yang sedang hamil agar mereka memahami pentingnya persiapan yang harus dilakukan mulai dari persiapan fisik, mental, finansial, dokumen, hingga perlengkapan untuk ibu dan bayinya. Sehingga, diharapkan setelah dilakukan promosi kesehatan para keluarga dan ibu hamil dapat mengimplementasikannya sebelum sampai setelah persalinan untuk mencegah terlambatnya penanganan persalinan atau terjadi kesalahan akibat kurang persiapan sebelum persalinan.
Materi yang diberikan pada promosi kesehatan kali ini adalah tentang tanda–tanda memasuki persalinan serta apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memasuki tahap persalinan (selama persalinan). Sedikit mengutip terkait materi yang telah disampaikan, persalinan merupakan suatu proses pengeluaran janin atau bayi dari dalam kandungan ke dunia luar dan normalnya terjadi pada usia kehamilan 38-40 minggu (2 minggu sebelum atau setelah tanggal perkiraan lahir).
Terdapat beberapa tanda-tanda jika ibu hamil sudah memasuki tahap persalinan antara lain:
- Terjadi kontraksi yang teratur, kontraksi semakin lama akan bertambah kuat yang disertai nyeri yang tidak akan hilang meskipun beristirahat, frekuensi kontraksinya teratur 2-3 kali kontraksi tiap 10 menit dan berlangsung selama 30 detik.
- Terjadi pembukaan jalan lahir, yang ditandai dengan keluarnya lendir bercampur darah.
- Keluarnya banyak cairan atau yang biasa disebut air ketuban, yang normalnya berwarna jernih, bersih, dan tidak berbau.
Jika ibu hamil mengalami beberapa tanda di atas maka segeralah rujuk ke puskesmas atau rumah sakit terdekat serta membawa beberapa perlengkapan yang dibutuhkan. Perlengkapan–perlengkapan tersebut harus sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum memasuki tanggal atau masa persalinan. Hal yang harus dipersiapkan sebelum persalinan adalah sebagai berikut:
- Persiapan fisik, berupa makanan yang bergizi, minum yang cukup, menjaga kebersihan, melakukan aktivitas pendukung kelahiran seperti senam ibu hamil serta mengetahui teknik mengejan yang benar.
- Persiapan mental, terkait kondisi pikiran yang harus tetap tenang, pengetahuan tentang persalinan, dukungan keluarga, serta menentukan pengambilan keputusan.
- Persiapan finansial.
- Persiapan pendonor darah, terlebih pada persalinan operatif (operasi caesar) dan ibu dengan anemia (kekurangan darah).
- Persiapan dokumen yang dibutuhkan, serta
- Perlengkapan persalinan untuk ibu dan calon bayi.
Untuk kelengkapan materi dapat dilihat pada link berikut: https://drive.google.com/file/d/1FOeB_OV2Oq9JQkIUEtFqFcY6WTeiA2Ys/view?usp=share_link
Penyampaian materi oleh Dita Dwi Oktav Prabawati dibawakan dengan cukup menarik. Namun, dikarenakan lokasi promosi kesehatan yang berada di ruang tunggu poli dimana para audiens datang dan pergi serta adanya suara dari monitor loket/kasir, penyampaian materi promosi kesehatan yang dilakukan berjalan kurang kondusif, sehingga para audiens terlihat kurang antusias. Namun masih terdapat beberapa audiens yang berusaha tetap mendengarkan dan memahami materi yang disampaikan.
Penulis: Chofifatul Amalia
Editor: Salwa Az Zahra (Airlangga Nursing Journalist)