NERS NEWS - BTCLS merupakan pelatihan dasar dalam menangani masalah kegawatdaruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskular. Tindakan ini bertujuan untuk memberikan pertolongan bantuan hidup dasar pada seseorang yang mengalami henti jantung dan henti nafas, sehingga dapat menyelamatkan dan meminimalisir kerusakan organ serta kecacatan.
Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga bekerjasama dengan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIBGABI) Provinsi Jawa Timur mengadakan pelatihan BTCLS (Basic Training Cardiac Life Support). Pelatihan ini diikuti oleh 44 mahasiswa keperawatan dan dilaksanakan selama 4 hari yaitu Kamis-Minggu pada tanggal 12-15 januari 2023 di Ruang Florence Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Pelatihan ini dilaksanakan menggunakan metode Blended Learning: Daring (menggunakan Aplikasi Zoom) dan Luring (di Kampus Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga). “Fasilitas yang didapatkan peserta pelatihan BTCLS sangatlah memadai, yakni peserta mendapatkan modul BTCLS, merchandise pelatihan, notes, kaos, dan sertifikat pelatihan yang dapat dijadikan sebagai syarat pendidikan profesi maupun melamar pekerjaan” ujar Rayan, salah satu peserta pelatihan sekaligus mahasiswa keperawatan Universitas Airlangga.
Pelatihan BTCLS disambut antusias oleh peserta pelatihan, dengan diawali pre test BTCLS yang bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta terkait kegawatdaruratan trauma dan kardiovaskuler dan dilanjutkan pemberian materi secara daring. Beberapa materi diantaranya sistem penanggulangan gawat darurat terpadu, triage, initial assessment, Basic Life Support, konsep dasar ekg, dan lain-lain. Setelah itu di hari kedua nya dilakukan uji skill secara luring terkait Basic Life Support skill, ALS skill test, initial assessment & management trauma skill test. Seluruh peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat BTCLS yang berlaku selama 3 tahun apabila peserta latihan dinyatakan lulus dan kompeten.
Harapannya setelah dilakukannya penelitian BTCLS ini, peserta pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan maupun skill terkait penatalaksanaan kasus kegawatdaruratan trauma dan kardiovaskuler sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecacatan maupun kematian.
Penulis : Eka Putri Arditama dan Mira Faulita, Angkatan B24
Editor : Sapta Ardhana Puja (Airlangga Nursing Journalist)