NERS NEWS – GEN Corps Fakultas Keperawatan mengirimkan 2 tim delegasi dalam kompetisi “Nursing First Aid 2022” yang diselenggarakan oleh FIK Universitas Indonesia. Dalam kegiatan ini terdapat beberapa kompetisi diantaranya Kompetisi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Kegawatdaruratan Trauma dengan tema “Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan, Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia”. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai tim dari berbagai Universitas yang tersebar di Indonesia, antara lain yakni, UNPAD (Universitas Padjajaran), UGM (Universitas Gajah Mada), UPN (Universitas Pembangunan Nasional), dan beberapa instansi lainnya.
Kompetisi ini terbagi menjadi 2 babak yakni babak quiz dan demonstrasi. Babak quiz ini memiliki bobot 30% dari total penilaian. Kisi-kisi quiz yang diberikan kepada peserta antara lain yaitu konsep RJP (Resusitasi Paru dan Jantung), Resusitasi jantung pada dewasa dan anak, Algoritma penanganan kegawatdaruratan jantung, medikasi pada kasus henti jantung, teknik membuka jalan napas, kemampuan mengenali situasi, initial assessment, control bleeding, cedera servikal, GCS, penggunaan alat bantu napas sederhana, intubasi, trauma abdomen, trauma dada, trauma fraktur, luka bakar, dan shock. Referensi utama yang digunakan adalah AHA guidelines dan Pre-hospital Trauma Life Support.
Babak quiz telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 November 2022 secara daring menggunakan platform www.e-ujian.com. Babak penyisihan ini terdiri atas 50 pertanyaan singkat yang berbentuk kasus dan diberikan dengan waktu sebanyak 60 menit. Sebelum pengerjaan quiz, masing-masing tim bergabung pada Zoom Meeting yang telah disediakan dan langsung masuk ke dalam web pengerjaan quiz.
Adapun babak demonstrasi dilakukan pada hari Sabtu, 12 November 2022 secara offline di RIK (Rumpun Ilmu Kesehatan), Gedung E, Universitas Indonesia, Depok. Pada babak demonstrasi akan disediakan lima kasus yang dijadikan 15 pilihan nomor. Demonstrasi dilakukan kepada phantom. Setiap tim mendapat kesempatan untuk mengenali alat-alat dan lokasi yang akan digunakan untuk demonstrasi selama 10 menit. Tim 1 & 2 UNAIR mendapatkan urutan demonstrasi ke-6 yang berlangsung dari pukul 11.40 – 12.00 WIB. Babak demonstrasi ini memiliki bobot 70% dari total penilaian. Poin penilaian yang akan dinilai antara lain adalah mengenali kondisi, cara melakukan CPR, penggunaan Automated External Defibrillator (AED), organisasi tim, initial assessment, rapid trauma survey, dan on going assessment. Dari kasus yang didapat dengan waktu demonstrasi selama 20 menit, tim delegasi mendapatkan skor 21,7 dan 26,95. Berdasarkan total akumulasi nilai pada babak quiz dan demonstrasi didapat total nilai sebesar 39,5 dan 44,15 untuk tim 1 dan 2. Dari hasil tersebut tim delegasi memasuki 15 besar nilai tertinggi pada peringkat ke-11 dan 14.
Dalam mempersiapkan kompetisi, delegasi beberapa kali belajar bersama senior serta belajar mandiri baik secara online maupun offline. Banyak sekali pengalaman yang tim dapatkan serta evaluasi yang cukup banyak untuk kompetisi berikutnya. Tim berharap untuk kompetisi sejenis selanjutnya bisa lebih dipersiapkan lagi agar bisa mendapatkan nominasi yang lebih baik untuk kedepannya.
Penulis: Muhammad Nurriyanto
Editor: Salwa Az Zahra (Airlangga Nursing Journalist)





