Manajemen Ansietas pada Orang Tua di Rumah Sakit

NERS NEWS – Edukasi yang dilakukan oleh Kelompok 3 Pendidikan Profesi Keperawatan Stase Anak di ruang tunggu NICU/PICU Rumah Sakit Universitas Airlangga pada hari Sabtu (26/11/2022) menjelaskan mengenai Manajemen Ansietas.

Ansietas merupakan kebingungan atau kekhawatiran pada sesuatu yang terjadi dengan penyebab tidak jelas dan dihubungkan dengan perasaan tidak menentu dan ketidakberdayaan sebagai hasil penilaian terhadap suatu objek. Ansietas yang terjadi salah satunya disebabkan karena anggota keluarga sedang dirawat di rumah sakit, sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan jiwa secara holistik dan komprehensif. Individu yang mengalami ansietas akan mengalami ketidakseimbangan secara fisik dan emosi.

Tanda dan gejala ansietas terdiri atas dua komponen, yaitu komponen psikis atau mental berupa khawatir atau was-was dan komponen fisik berupa napas semakin cepat, jantung berdebar, mulut kering, keluhan lambung, tangan dan kaki terasa dingin dan ketegangan otot. Respons dari ansietas tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan meningkatkan kemampuan dan menurunkan tanda dan gejala. Peningkatan kemampuan dan penurunan tanda gejala tersebut dapat dilakukan dengan memberikan tindakan keperawatan yang sesuai dengan kondisi dan situasi klien. Ansietas dapat dicegah dengan mengenali ansietasnya, meningkatkan kemampuan dalam mengatasi ansietas dengan cara tarik nafas dalam, distraksi, kegiatan spiritual dan teknik lima jari.

Keluarga pasien yang penasaran dan kebingungan diberikan fasilitas untuk bertanya dan berbagi cerita juga berkonsultasi singkat. Besar harapan kami selaku Ners Muda, penyuluhan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat dan dapat diaplikasikan untuk kehidupan sehari-hari.

Penulis: Adinda Nur Amila
Editor: Inaya Nur Khofifah (Airlangga Nursing Journalist)