

NERS NEWS – Ruang perawatan IRNA 6A menjadi pusat perhatian dalam kegiatan edukasi kesehatan yang dilakukan oleh Kelompok 10. Kegiatan ini berfokus pada pasien dengan penyakit hernia, yang merupakan kondisi medis di mana organ dalam tubuh menonjol melalui jaringan otot yang lemah.
Hernia sering dialami oleh berbagai kalangan, terutama pada pasien dengan riwayat mengangkat beban berat, batuk kronis, atau kelemahan otot perut. Di IRNA 6A, sejumlah pasien sedang menjalani perawatan intensif dan pemantauan kondisi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Kelompok 10 memberikan penyuluhan mengenai pentingnya pola makan yang tepat bagi penderita hernia. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada perut serta mempercepat proses pemulihan.
Adapun makanan yang dianjurkan untuk penderita hernia antara lain:
Makanan tinggi serat seperti sayur hijau (bayam, brokoli) dan buah-buahan (apel, pisang) untuk mencegah sembelit.
Sumber protein rendah lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, dan tahu-tempe guna membantu perbaikan jaringan tubuh.
Makanan yang mudah dicerna seperti sup dan bubur agar tidak membebani sistem pencernaan.
Sebaliknya, pasien disarankan menghindari makanan yang dapat memperburuk kondisi, seperti makanan berlemak tinggi, pedas, serta minuman berkafein dan bersoda yang dapat meningkatkan tekanan pada lambung.
Kegiatan edukasi ini disambut baik oleh pasien dan tenaga kesehatan di IRNA 6A. Diharapkan melalui informasi yang diberikan oleh Kelompok 10, pasien dapat lebih memahami pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat dalam proses penyembuhan hernia.
SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)
Penulis : Nadia Putri Salsabila
Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)





