Mahasiswa Keperawatan Unair Edukasi Kesehatan Reproduksi di SMKN 5 Surabaya

NERS NEWS — SURABAYA – Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PJBL) Terintegrasi bertajuk “PERMATA: Pencegahan Pernikahan Dini melalui Edukasi Reproduksi dan Pergaulan Bebas untuk Menurunkan Risiko Bayi Prematur” di SMK Negeri 5 Surabaya pada Senin (18/05/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi, dampak pergaulan bebas, serta pencegahan pernikahan dini untuk menurunkan risiko kelahiran bayi prematur.

Kegiatan PJBL diawali dengan pembukaan acara oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari ketua pelaksana, pihak sekolah, dan dosen pendamping, serta penyerahan cinderamata kepada pihak sekolah. Selanjutnya, peserta mengisi pre-test melalui kode QR untuk mengetahui tingkat pemahaman awal mengenai kesehatan reproduksi. Materi edukasi kemudian disampaikan secara interaktif oleh mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga meliputi pergaulan bebas sebagai faktor risiko pernikahan dini, risiko kelahiran bayi prematur, dan kesehatan reproduksi remaja. Kegiatan berlangsung aktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan ice breaking guna meningkatkan keterlibatan peserta.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga semester 4, Kelas A3 Kelompok 1 sebagai pelaksana kegiatan PJBL dengan pendampingan dosen pembimbing, yaitu Ni Ketut Alit Armini, S.Kp., M.Kes. dan Kristiawati, S.Kp., M.Kep., Ns.Sp.Kep.An. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026 bertempat di SMK Negeri 5 Surabaya, Jalan Mayjend Prof. Dr. Moestopo No. 167–169, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya preventif untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan dampak negatif pergaulan bebas yang dapat berujung pada kehamilan usia dini serta pernikahan dini. Edukasi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terkait risiko kesehatan pada ibu usia remaja, termasuk meningkatnya kemungkinan kelahiran bayi prematur. Selain itu, kegiatan PJBL menjadi sarana pembelajaran mahasiswa dalam mengaplikasikan teori pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan secara langsung di masyarakat sekolah.

Ketua pelaksana kegiatan, Anggun Nabila Yuniar Pratiwi, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi pada remaja perlu dilakukan secara berkelanjutan agar siswa memiliki pemahaman yang tepat mengenai pergaulan sehat dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk masa depan mereka.

Kegiatan PJBL ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:

  1. SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), melalui edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan risiko kesehatan pada remaja.
  2. SDGs 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas), melalui pemberian edukasi kesehatan berbasis pembelajaran interaktif bagi siswa.
  3. SDGs 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui kolaborasi antara Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dengan SMKN 5 Surabaya dalam pelaksanaan kegiatan edukatif.

Melalui kegiatan PJBL ini, diharapkan siswa SMKN 5 Surabaya memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi, pentingnya menjaga pergaulan sehat, serta dampak pernikahan dini terhadap kesehatan ibu dan anak. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran remaja untuk mencegah perilaku berisiko dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.

Penulis: Kelompok 1_A3_2024 PJBL Semester 4 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga

Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)