
NERS NEWS — Surabaya, 04 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Fakultas keperawatan Universitas Airlangga yang sedang menjalani praktik keperawatan gerontik di UPTD Griya Wreda, melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang cegah stroke sejak dini pada kamis siang pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di samping mushola UPTD Griya Wreda dan diikuti 26 lansia.
Sebelum kegiatan dimulai, tim mahasiswa melakukan persiapan tempat dan membagikan leaflet kepada peserta sebagai media edukasi. Acara diawali dengan pembukaan oleh moderator, perkenalan tim penyuluh, penyampaian tujuan kegiatan, serta penjelasan singkat mengenai pentingnya pencegahan stroke sejak dini pada kelompok lansia.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian stroke, jenis-jenis stroke, faktor risiko yang dapat dan tidak dapat dikendalikan, tanda dan gejala stroke menggunakan metode BE FAST, serta langkah-langkah pencegahan stroke melalui penerapan pola hidup sehat. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mengontrol tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol secara rutin sebagai upaya menurunkan risiko terjadinya stroke.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga memperkenalkan dan mempraktikkan senam anti stroke yang bertujuan meningkatkan sirkulasi darah, menjaga keseimbangan tubuh, serta membantu mempertahankan kebugaran fisik lansia. Peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu oleh tim penyuluh sesuai kemampuan masing-masing.
Selama penyuluhan berlangsung, peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Beberapa lansia mengajukan pertanyaan terkait gejala stroke, cara mengendalikan tekanan darah, serta aktivitas fisik yang aman dilakukan untuk mencegah stroke. Tim pemateri memberikan penjelasan dan umpan balik secara interaktif sehingga materi dapat dipahami dengan baik oleh peserta.
Kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar dan kondusif hingga selesai. Dokumentasi dilakukan selama proses penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta pelaksanaan senam anti stroke sebagai bukti pelaksanaan kegiatan.
Melalui kegiatan ini diharapkan para lansia dapat lebih memahami gejala awal stroke, mengenali faktor-faktor risiko yang dimiliki, serta menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pencegahan stroke, diharapkan risiko terjadinya stroke maupun stroke berulang pada lansia dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup mereka tetap terjaga.
Penulis: Diva Veronika Oknanori





