Mahasiswa Profesi Ners UNAIR Laksanakan Terapi Aktivitas Kelompok untuk Meningkatkan Pengenalan Halusinasi Pasien

NERS NEWS— Surabaya, 8 Juli 2026 – Mahasiswa Praktik Profesi Pendidikan Ners Kelompok 2 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) pada Rabu (8/7) di Ruang Garuda RSD Prof. Dr. Moeljono Surabaya. Kegiatan ini mengangkat tema “Mengenal Halusinasi” sebagai implementasi Strategi Pelaksanaan (SP) 1 pada pasien dengan masalah keperawatan halusinasi. Melalui terapi ini, mahasiswa bertujuan membantu pasien mengenali halusinasi yang dialami sebagai langkah awal dalam mengendalikan gejala serta meningkatkan kemampuan pasien untuk memahami kondisi dirinya secara lebih baik.

Kegiatan terapi dikemas secara interaktif melalui permainan memutar bola yang diiringi alunan musik. Selama musik diputar, peserta saling mengoper bola kepada peserta lainnya. Ketika musik berhenti, pasien yang memegang bola diminta memperkenalkan diri, kemudian menceritakan pengalaman halusinasi yang dialaminya. Halusinasi yang dibahas meliputi halusinasi pendengaran, penglihatan, perabaan, dan penciuman. Mahasiswa juga membimbing pasien untuk mengenali isi halusinasi, waktu munculnya halusinasi, frekuensi kejadian, situasi yang memicu munculnya halusinasi, serta respons yang biasanya dilakukan ketika halusinasi muncul. Pendekatan ini membuat suasana terapi terasa lebih santai, menyenangkan, dan mendorong pasien untuk lebih terbuka dalam menyampaikan pengalamannya.

Kegiatan TAK diikuti oleh 10 pasien yang menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama terapi berlangsung. Sebagian besar pasien mampu mengikuti jalannya permainan dengan baik, memperkenalkan diri di hadapan peserta lain, serta menceritakan pengalaman halusinasi yang dialami. Interaksi yang terjalin selama terapi juga memberikan kesempatan bagi pasien untuk saling mendengarkan, menghargai pengalaman satu sama lain, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam kelompok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pasien dalam mengenali halusinasi sebagai bagian dari implementasi SP 1, sehingga pasien diharapkan mampu mengambil langkah awal dalam mengendalikan gejala yang dialami. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi asuhan keperawatan jiwa yang mendukung proses pemulihan pasien secara holistik serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesehatan jiwa, SDGs 4 (Quality Education) melalui edukasi kesehatan yang partisipatif, dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit.

Melalui kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok ini, Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga berharap pasien semakin mampu mengenali halusinasi yang dialaminya sebagai langkah awal menuju proses pemulihan dan peningkatan kualitas hidup. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan intervensi keperawatan jiwa secara langsung melalui pendekatan terapeutik yang kreatif, komunikatif, dan berpusat pada pasien. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pelayanan keperawatan jiwa yang promotif, suportif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Penulis : Carissa Lintang Ivana

Editor : Nasya Puspita Anggraeni (Airlangga Nursing Journalist)