MITOSIS 2026: Menyambut Langkah Baru, Menumbuhkan Semangat Future Nurses

NERS NEWS — Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sukses menyelenggarakan Masa Interaksi dan Orientasi Mahasiswa Baru (MITOSIS) 2026 pada 5–7 Agustus 2026. Mengangkat tema “The Journey of Future Nurses”, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ruang pertama bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan Fakultas Keperawatan Unair, membangun hubungan dengan sesama mahasiswa, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akademik sebagai calon perawat profesional.

Sebanyak 304 mahasiswa baru turut ambil bagian dalam MITOSIS 2026, dengan rincian 241 mahasiswa program reguler dan 63 mahasiswa program alih jenjang. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif, interaktif, dan kolaboratif. Tidak hanya berorientasi pada pengenalan sistem perkuliahan, MITOSIS juga dirancang untuk memperkenalkan budaya akademik, nilai-nilai dalam profesi keperawatan, serta membangun rasa kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Rangkaian MITOSIS 2026 dimulai pada hari pertama dengan pembukaan yang berlangsung semarak. Prosesi pelepasan balon menjadi penanda dimulainya perjalanan mahasiswa baru di lingkungan Fakultas Keperawatan Unair. Kemeriahan semakin terasa melalui berbagai penampilan seni dari mahasiswa yang turut menyambut kedatangan peserta. Pada kesempatan yang sama, mahasiswa baru menerima penyematan atribut sebagai simbol dimulainya fase baru dalam perjalanan akademik mereka.

Berbagai informasi mengenai kehidupan di Fakultas Keperawatan juga diperkenalkan pada hari pertama. Mahasiswa baru memperoleh pemahaman mengenai kegiatan akademik, gambaran praktik keperawatan, hingga trip perkuliahan yang akan menjadi bagian dari perjalanan studi mereka. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami lingkungan akademiknya secara lebih utuh sekaligus mendorong mereka untuk mulai mengenali potensi, beradaptasi, dan mengambil peran selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.

Hari kedua menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan fakultas secara lebih dekat. Didampingi oleh para pendamping kelompok atau Serotonin, peserta mengikuti orientasi kampus dengan mengunjungi berbagai fasilitas yang akan menunjang kegiatan perkuliahan. Mereka diperkenalkan dengan ruang kelas, laboratorium, ruang dosen, fasilitas pembelajaran, hingga berbagai layanan akademik yang tersedia di Fakultas Keperawatan Unair.

Interaksi antara mahasiswa baru dan pendamping turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Materi mengenai sarana dan prasarana Fakultas Keperawatan, kehidupan kemahasiswaan, community development, serta research and publication disampaikan melalui kegiatan yang komunikatif dan melibatkan peserta secara langsung. Kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi membuat mahasiswa baru semakin memahami lingkungan yang akan mereka tempati selama masa studi. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi awal terbentuknya kedekatan dan rasa nyaman antarmahasiswa dalam satu angkatan.

Puncak kegiatan berlangsung pada hari ketiga. Rangkaian acara diawali dengan penutupan oleh Dekan Fakultas Keperawatan, Prof. Dr. Yuni Sufyanti Arief, S.Kp., M.Kes. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa baru atas keterlibatan mereka selama kegiatan serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan MITOSIS 2026. Beliau juga mengajak mahasiswa baru untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk terus memperluas pengetahuan, mengembangkan kemampuan, dan memberikan kontribusi, baik melalui pencapaian akademik maupun aktivitas di luar akademik.

Setelah itu, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa melalui Display Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk mengetahui lebih jauh berbagai pilihan ruang pengembangan diri yang tersedia di Fakultas Keperawatan Unair. Setiap organisasi memperkenalkan kegiatan dan program yang dijalankan, sehingga mahasiswa baru dapat melihat beragam kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat, kemampuan kepemimpinan, maupun kepedulian sosial.

Kemeriahan semakin terasa melalui sesi unjuk ekspresi. Mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka melalui beragam pertunjukan, mulai dari seni, musik, tari, hingga bentuk ekspresi lainnya. Berbagai penampilan tersebut memperlihatkan keberagaman potensi yang dimiliki mahasiswa baru sekaligus menciptakan ruang untuk membangun keberanian dan rasa percaya diri. Penampilan khusus dari panitia MITOSIS juga turut hadir sebagai bagian dari kemeriahan sekaligus bentuk apresiasi kepada para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Sebagai penanda berakhirnya MITOSIS 2026, seluruh panitia bersama-sama memainkan perkusi dan menyanyikan lagu dalam suasana yang penuh kehangatan. Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang meninggalkan kesan kuat, karena menjadi titik pertemuan antara akhir masa orientasi dan dimulainya perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari kehidupan perkuliahan. Tawa, semangat, pengalaman baru, hingga kebersamaan yang tercipta selama tiga hari menjadi cerita awal yang akan dibawa oleh mahasiswa baru dalam perjalanan mereka di Fakultas Keperawatan Unair.

Lebih dari sekadar kegiatan penyambutan, MITOSIS 2026 menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan mahasiswa baru dengan lingkungan akademik, sesama mahasiswa, panitia, dan sivitas akademika Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Berbagai pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat membantu mahasiswa baru menjalani proses adaptasi dengan lebih baik, memahami nilai-nilai yang hidup di lingkungan fakultas, serta mulai membentuk karakter dan kepemimpinan yang diperlukan dalam perjalanan mereka.

Dengan berakhirnya MITOSIS 2026, perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga justru baru dimulai. Bekal pengetahuan, relasi, pengalaman, dan semangat kebersamaan yang telah terbentuk selama kegiatan diharapkan dapat menjadi pijakan untuk menjalani kehidupan akademik dengan percaya diri dan bertanggung jawab. Pada akhirnya, perjalanan tersebut diharapkan mampu mengantarkan mereka menjadi insan keperawatan yang unggul, adaptif, berintegritas, serta memiliki keberanian untuk menghadirkan perubahan di masa mendatang.

Penulis: Nayla Khansa Abbylia