Promosi Kesehatan tentang Pengaturan Diet dan Cairan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis (CKD) di Graha Trimed Universitas Airlangga

NERS NEWS — Surabaya, 27 Agustus 2026 – Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan salah satu bentuk kegiatan mahasiswa Profesi Ners, Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dalam memenuhi kompetensi keperawatan melalui pemberian edukasi kesehatan kepada pasien maupun keluarga. Pada kesempatan ini, Kelompok 10 KMB melaksanakan kegiatan PKRS dengan tema “CKD, Pengaturan Diet dan Cairan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis (CKD)” yang ditujukan kepada keluarga pasien di Ruang IRNA 5A Graha Trimed Universitas Airlangga. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan durasi kurang lebih satu jam. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini didampingi oleh Hidayat Arifin, S.Kep., Ns., M.Kep., PhD. selaku pembimbing akademik dan Nina Yaroh U., S.Kep., Ns. selaku pembimbing klinik.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga pasien mengenai Chronic Kidney Disease (CKD) atau penyakit ginjal kronis, khususnya terkait pentingnya pengaturan diet dan cairan sebagai bagian dari perawatan pasien. Edukasi diharapkan dapat membantu keluarga memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pasien sesuai dengan kondisi dan anjuran tenaga kesehatan. Materi yang disampaikan mencakup pengertian, penyebab, tanda dan gejala, serta komplikasi penyakit ginjal kronis. Peserta juga diberikan edukasi mengenai pengaturan diet pada pasien CKD, meliputi pentingnya pemilihan makanan yang sesuai serta pembatasan asupan zat gizi tertentu berdasarkan kondisi pasien. Selain pengaturan diet, materi juga membahas pengaturan cairan pada pasien CKD. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengontrol jumlah asupan cairan, sehingga keluarga dapat membantu pasien dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Penyampaian materi dilakukan menggunakan PowerPoint (PPT) dan leaflet. Penggunaan media tersebut membantu penyampaian informasi secara sistematis sekaligus memberikan bahan edukasi yang dapat dibaca kembali oleh keluarga setelah kegiatan berlangsung. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan mengenai materi yang telah diberikan, khususnya terkait pengaturan diet dan cairan dalam kehidupan sehari-hari. Sesi diskusi berlangsung secara interaktif dan menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang diberikan dapat dipahami oleh peserta.

Kegiatan PKRS berlangsung dengan lancar dan tertib. Melalui edukasi ini, keluarga pasien diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penyakit ginjal kronis serta mampu mendukung penerapan pengaturan diet dan cairan sesuai dengan kondisi pasien dan anjuran tenaga kesehatan. Edukasi kesehatan seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan keterlibatan keluarga selama proses perawatan pasien.

Penulis: Kelompok 10 KMB