PKRS IRNA 4A Graha Trimed RS Unair: Edukasi Pentingnya Cuci Tangan sebagai Upaya Pencegahan Infeksi

NERS NEWS — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dari Kelompok 5 melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB di ruang IRNA 4A Graha Trimed. Kegiatan ini mengangkat topik “Pentingnya Cuci Tangan” dan ditujukan kepada pasien yang berada di ruang IRNA 4A Graha Trimed. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan.

Kegiatan PKRS ini bertujuan agar peserta mengetahui dan memahami pentingnya mencuci tangan, meliputi pengertian, tujuan dan manfaat, waktu yang tepat untuk mencuci tangan, siapa saja yang perlu mencuci tangan, tempat yang tepat untuk mencuci tangan, serta langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Penyampaian edukasi dilakukan menggunakan media PowerPoint dan leaflet dengan metode ceramah serta tanya jawab (brainstorming).

Dalam kegiatan ini, tim penyuluh memberikan penjelasan mengenai pengertian cuci tangan sebagai tindakan membersihkan tangan menggunakan sabun dan air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi. Peserta juga diberikan edukasi mengenai tujuan dan manfaat mencuci tangan, termasuk mengurangi risiko penyebaran mikroorganisme penyebab penyakit serta mencegah perpindahan kuman dari tangan ke mulut, hidung, mata, makanan, maupun permukaan lainnya.

Materi kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai waktu yang tepat untuk mencuci tangan, antara lain sebelum makan atau menyiapkan makanan, setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin, setelah menyentuh benda atau permukaan yang kotor, sebelum dan sesudah menyentuh atau merawat luka, sebelum dan sesudah melakukan aktivitas perawatan diri, serta setelah melakukan kontak dengan orang yang sedang sakit.

Tim penyuluh juga menjelaskan 6 langkah mencuci tangan, yaitu menggosok kedua telapak tangan, menggosok punggung tangan, menggosok sela-sela jari, menggosok bagian belakang jari, menggosok ibu jari, serta menggosok ujung jari dan kuku. Setelah seluruh langkah dilakukan, tangan dibilas dengan air mengalir hingga bersih dan dikeringkan menggunakan tisu atau handuk bersih.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pilihan metode mencuci tangan. Penggunaan sabun dan air mengalir dianjurkan ketika tangan terlihat kotor atau berminyak, setelah menggunakan toilet, setelah kontak dengan cairan tubuh, serta sebelum menyiapkan makanan. Sementara itu, hand sanitizer dapat digunakan ketika tangan tidak terlihat kotor dan sabun serta air mengalir tidak tersedia.

Kegiatan penyuluhan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mengevaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dari tim penyuluh. Kegiatan berlangsung secara tertib dan peserta diharapkan mampu menjelaskan kembali pengertian, manfaat, waktu yang tepat, serta langkah-langkah mencuci tangan yang benar.

Kegiatan PKRS berlangsung dengan baik dan lancar. Melalui edukasi ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kebersihan tangan dan menerapkan kebiasaan mencuci tangan dengan benar sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran infeksi, baik selama berada di rumah sakit maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan PKRS ini juga sejalan dengan tujuan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat melalui penerapan kebersihan tangan sebagai salah satu tindakan sederhana dalam mencegah penyebaran penyakit dan infeksi.

Kegiatan PKRS dilaksanakan oleh mahasiswa Praktik Profesi Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dan didampingi oleh CI Klinik, Devi Rahma S., S.Kep., Ns., serta CI Akademik, Herdina Mariyati, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D.

Penulis: Jihan Nadira Wardhani