
NERS NEWS — Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan 49 Kelompok 13 melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertajuk “Langkah Tepat Cegah Infeksi Luka Operasi” bagi keluarga penunggu pasien di Ruang Tunggu OK Grha Trimed, Surabaya, pada Jumat, 11 September 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini dilakukan melalui penyuluhan selama kurang lebih 30 menit dengan metode ceramah dan tanya jawab serta menggunakan leaflet sebagai media edukasi. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam membantu mencegah infeksi luka operasi pada pasien.
Kegiatan PKRS dilaksanakan oleh Ners Muda Kelompok 13 Angkatan 49 dengan memberikan edukasi kepada keluarga penunggu pasien mengenai pentingnya pencegahan infeksi luka operasi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian infeksi, tanda dan gejala infeksi, penyebab, komplikasi, serta langkah-langkah pencegahan infeksi luka operasi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada pemateri agar informasi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan dalam mendukung perawatan pasien.
Kegiatan ini melibatkan Ners Muda Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan 49 Kelompok 13, pihak Ruang Operasi Grha Trimed, serta keluarga penunggu pasien sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026 di Ruang Tunggu OK Grha Trimed, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Pelaksanaan kegiatan merupakan bagian dari kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit yang dilakukan oleh Ners Muda selama menjalani Praktik Profesi Pendidikan Ners.
Pencegahan infeksi luka operasi menjadi hal penting karena tindakan pembedahan menyebabkan terputusnya kontinuitas jaringan sehingga pasien memiliki risiko mengalami infeksi selama masa pemulihan. Infeksi luka operasi dapat memperpanjang proses pengobatan dan meningkatkan beban perawatan pasien. Oleh karena itu, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pasien dan keluarga, terutama dalam menjaga kebersihan, membantu dalam nutrisi pasien, mencegah kontaminasi luka, serta mengenali tanda-tanda infeksi.
Melalui kegiatan PKRS ini, Ners Muda Kelompok 13 berharap keluarga pasien dapat meningkatkan pengetahuan dan berperan aktif dalam mendukung perawatan pasien setelah operasi. Keluarga diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan infeksi serta mengenali tanda dan gejala infeksi sehingga dapat segera melaporkannya kepada tenaga kesehatan apabila ditemukan. Dengan keterlibatan keluarga yang baik, proses pemulihan pasien diharapkan dapat berjalan secara optimal dengan risiko infeksi yang lebih rendah.
Kegiatan PKRS “Langkah Tepat Cegah Infeksi Luka Operasi” menjadi salah satu bentuk kontribusi Ners Muda Kelompok 13 Angkatan 49 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dalam memberikan edukasi kesehatan kepada keluarga pasien. Melalui edukasi yang sederhana, interaktif, dan aplikatif, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan keluarga dalam mendukung perawatan pasien serta mendorong penerapan perilaku pencegahan infeksi secara tepat.
Penulis: Luisa Angelica Bassory (Kelompok 13 Profesi Ners Stase KMB)





