
NERS NEWS — Surabaya — Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Gelombang 2 Stase Keperawatan Komunitas dan Keluarga Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKp Unair) yang berpraktik di wilayah kerja Puskesmas Kalijudan sukses menggelar kegiatan Diseminasi Akhir pada Jumat, 25 September 2026. Acara tersebut bertempat di Balai RW 07 Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.
Kegiatan ini merupakan puncak sekaligus evaluasi dari seluruh rangkaian implementasi asuhan keperawatan komunitas dan keluarga yang telah dilaksanakan mahasiswa selama masa stase. Diseminasi akhir ini dihadiri oleh Perwakilan kelurahan Dukuh Sutorejo, ketua RW 07, para Ketua RT, jajaran Kader Surabaya Hebat (KSH), ketua kartar RW 07, dosen pembimbing akademik, serta pembimbing klinik dari Puskesmas Kalijudan.
Diseminasi akhir ini bertujuan untuk menyampaikan hasil evaluasi dari berbagai intervensi kesehatan yang telah disepakati pada diseminasi awal. Melalui pemaparan ini, masyarakat beserta pemangku kepentingan setempat dapat melihat capaian indikator kesehatan, hambatan yang dihadapi, serta rekomendasi program yang dapat dilanjutkan secara mandiri oleh warga.
Kegiatan praktik keperawatan komunitas ini secara langsung mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs Poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being). Berbagai program edukasi dan pendampingan yang diberikan difokuskan untuk meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit menular maupun tidak menular, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah RW 07 Dukuh Sutorejo.
Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals), dimana tercipta kolaborasi lintas sektor yang solid antara perguruan tinggi (FKp Unair), fasilitas pelayanan kesehatan dasar (Puskesmas Kalijudan), serta perangkat desa dan kader setempat.
Perwakilan mahasiswa Profesi Keperawatan FKp Unair Gelombang 2 Stase Keperawatan Komunitas dan Keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses praktik berlangsung. Kerjasama yang erat dari Ketua RW 07, para Ketua RT, ibu-ibu KSH, ketua kartar RW 07 serta antusiasme warga Dukuh Sutorejo menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan program-program intervensi kesehatan tersebut.
Melalui diseminasi akhir ini, diharapkan keberlanjutan program kesehatan dapat terus dijaga oleh warga dan kader KSH setempat demi mewujudkan lingkungan RW 07 Kelurahan Dukuh Sutorejo yang mandiri, sehat, berdaya, dan sejahtera.
Penulis: Aulia Fachrun Nisa’





