
NERS NEWS — Mahasiswa keperawatan bersama pembimbing klinik Puskesmas Kalijudan dan dosen pembimbing akademik sukses menggelar kegiatan diseminasi awal asuhan keperawatan komunitas di Balai RW 07 Dukuh Sutorejo, Surabaya, pada Sabtu, 05 September 2026 pukul 19.00 WIB, guna memfiksasi 14 program kerja pokok bersama warga. Kegiatan ini difokuskan pada pemaparan mendalam mengenai hasil analisa data kesehatan warga serta pematangan rencana intervensi melalui tujuh Kelompok Kerja (Pokja). Adapun program yang dirancang mencakup penyuluhan gizi ibu hamil dan edukasi makanan sehat (Pokja KIA), edukasi sikat gigi yang benar serta cuci tangan pakai sabun (Pokja Anak Usia Sekolah), penyuluhan bahaya rokok dan pencegahan cyberbullying bagi remaja (Pokja Remaja), edukasi kesehatan reproduksi dan bijak menggunakan gadget dan sosial media di sekolah (Pokja UKS), pelatihan ergonomi kerja serta penanganan awal kecelakaan kerja bagi pelaku UMKM (Pokja UKK), penyuluhan alat kontrasepsi dan demonstrasi SADARI (PokjaUsia Produktif), hingga edukasi kesehatan hipertensi dan asam urat, pemeriksaan kesehatan rutin serta senam hipertensi pada (Pokja lansia).
Acara fiksasi program kerja ini berlangsung secara interaktif dan komunikatif bertempat di Balai RW 07 Dukuh Sutorejo, Mulyorejo, Surabaya. Jalannya kegiatan dihadiri langsung oleh Bapak RW, perwakilan Ketua RT, Kader Surabaya Hebat (KSH) beserta Ketua Koordinator KSH RW 07, serta pembimbing klinik dari Puskesmas Kalijudan, yaitu Bu Waji, S.Kep., Ns. Meskipun tidak hadir secara langsung di lokasi acara, dukungan penuh serta arahan konstruktif turut dibimbing oleh jajaran dosen pembimbing akademik, yakni Dr. Makhfudli, S.Kep., Ns., M.Ked.Trop., Prof. Ferry Efendi, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D, dan Dr. Eka Mishbahatul Mar’ah Has., S.Kep., Ns., M.Kep.
Pelaksanaan diseminasi awal ini memiliki tujuan utama untuk menyamakan persepsi, meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, serta menjawab berbagai masalah kesehatan prioritas di lingkungan RW 07. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya dalam pilar kesehatan dan kesejahteraan. Kegiatan ini dirancang untuk mendongkrak literasi kesehatan masyarakat, memperkuat peran kader, serta mewujudkan kemandirian warga dalam menjaga kualitas hidup yang berkelanjutan. Hal tersebut diperkuat melalui integrasi pelayanan kesehatan lansia dengan program Puskesmas serta penerapan strategi jemput bola ke tiap-tiap RT agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara merata
Penulis: Kelompok 3 Gelombang 2 Puskesmas Kalijudan, Mahasiswa Profesi Ners Unair Angkatan 48





