Edukasi Manfaat Herbal bagi Lansia di UPTD Griya Wreda Surabaya

NERS NEWS – Surabaya, 13 Februari 2026 – Di tengah kemajuan medis modern, obat herbal tradisional kini
mendapat perhatian sebagai pilihan pelengkap yang alami dan efektif. Penelitian terbaru
menunjukkan bahwa beberapa tanaman herbal dapat memberikan manfaat signifikan bagi
kesehatan lansia, tanpa efek samping berat yang sering terkait dengan obat kimia.
Menurut Dr. Sari Indah, ahli farmakologi dari Universitas Indonesia, obat herbal seperti
ginseng, ginkgo biloba, dan kunyit telah terbukti membantu lansia dalam berbagai aspek.
“Ginseng, misalnya, dikenal meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan, yang umum
dialami lansia. Studi dari Journal of Ginseng Research (2022) menunjukkan bahwa konsumsi
ginseng secara teratur dapat meningkatkan fungsi kognitif hingga 20% pada kelompok usia
60 tahun ke atas,” ujarnya.


Kegiatan Promosi Kesehatan ini dilaksanakan oleh Kelompok B5 PKK Fakultas
Keperawatan
Universitas Airlangga pada tanggal 12/02/2026 di UPTD Griya Wreda
Surabaya. Edukasi diberikan secara langsung kepada para lansia dengan metode penyuluhan
dan diskusi interaktif yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi kesehatan masyarakat dan
penguatan peran kader kesehatan dalam pencegahan serta pengendalian penyakit tidak
menular, sebagai wujud dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals
(SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and
Well-being).


Namun, para ahli menekankan pentingnya kehati-hatian. “Obat herbal bukan pengganti
pengobatan medis. Lansia harus berkonsultasi dengan dokter sebelum
mengkonsumsinya, terutama jika mereka sedang minum obat lain, untuk menghindari
interaksi yang tidak diinginkan,” tambah Dr. Indah. Banyak pusat kesehatan lansia kini
mengintegrasikan herbal dalam program mereka, seperti di Rumah Sakit Dr. Soetomo
Surabaya, yang menawarkan Unit Rawat Jalan (URJ) Obat Tradisional Indonesia (OTI) untuk
pengobatan herbal berbasis bukti.


Para lansia yang tertarik dapat mendapatkan pelayanan medis konvensional untuk
mendukung terapi alternatif aman bagi tubuh. Sumber herbal berkualitas tinggi tersedia di
apotek atau pasar tradisional, namun disarankan untuk memilih produk bersertifikat BPOM.
Melalui kegiatan Promosi Kesehatan ini, diharapkan lansia di UPTD Griya Wreda Surabaya
dapat lebih memahami manfaat dan cara aman penggunaan obat herbal sebagai terapi
pendukung. Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi Fakultas Keperawatan UNAIR dalam
meningkatkan kualitas hidup lansia mendukung pencapaian tujuan pembangunan kesehatan
berkelanjutan.

Penulis: Dinda Jihan Firdhayani