
NERS NEWS — Dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sendi pada lanjut usia, Kelompok 3 Kelas A3 telah menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bernama LENTERA (Lansia Tenang, Sendi Sehat Tanpa Cedera) pada 18 Juni 2026. Kegiatan ini mengangkat tema pencegahan dan penatalaksanaan nyeri sendi sebagai salah satu upaya untuk mendukung lansia agar tetap aktif, mandiri, dan terhindar dari risiko cedera dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan edukasi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pengertian nyeri sendi, faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya gangguan sendi pada lansia, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, langkah-langkah pencegahan, serta berbagai upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan sendi. Materi disampaikan secara komunikatif dengan menggunakan media edukasi yang menarik sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan baik. Selanjutnya, mahasiswa mendemonstrasikan latihan Range of Motion (ROM) sebagai salah satu bentuk latihan sederhana yang bertujuan mempertahankan fleksibilitas sendi, meningkatkan kekuatan otot, serta membantu mengurangi kekakuan pada lansia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan video pembuatan jamu herbal berbahan alami yang terdiri atas sereh, kunyit, dan madu sebagai salah satu terapi komplementer yang dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kesehatan sendi. Rangkaian demonstrasi dan penayangan video tersebut mendapat perhatian yang tinggi dari peserta, yang terlihat antusias mengikuti setiap tahapan serta aktif mengajukan pertanyaan selama sesi berlangsung.
Suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh antusiasme. Para peserta menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi yang disampaikan dengan aktif mengajukan berbagai pertanyaan, berbagi pengalaman mengenai keluhan nyeri sendi yang dialami, serta berdiskusi mengenai cara menjaga kesehatan sendi dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya kepedulian peserta terhadap pentingnya menjaga kualitas hidup di usia lanjut. Interaksi yang terjalin antara pemateri dan peserta menjadikan proses edukasi tidak hanya berlangsung secara informatif, tetapi juga menyenangkan dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya deteksi dini, pencegahan, dan penanganan nyeri sendi secara tepat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lansia mampu mempertahankan mobilitas, mengurangi risiko cedera, serta meningkatkan kualitas hidup secara optimal.
Kegiatan LENTERA menjadi salah satu bentuk pengabdian dan kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Besar harapan agar edukasi yang telah diberikan tidak berhenti pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjadi bagian dari perjalanan edukatif LENTERA. Bersama-sama, kita belajar mengenali dan mengelola nyeri sendi, menjaga lansia tetap aktif, sehat, dan aman bergerak demi terwujudnya masa tua yang lebih berkualitas.
Penulis: Rahmah Auliya





