Mahasiswa Ners Unair Gelar Edukasi Kunjungan Aman di IRNA 4A Graha Trimed RSUA

Sumber Foto: Dokumen Pribadi Kelompok 8 Profesi Ners KMB Unair

NERS NEWS – Mahasiswa Praktik Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) Kelompok 8 menggelar kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertajuk “Datang Sehat, Jaga Kunjungan Aman” melalui penyuluhan interaktif di Ruang IRNA 4A Graha Trimed, Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Surabaya, pada 9 April 2026 guna mengedukasi keluarga pasien tentang pentingnya pencegahan penularan infeksi di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan edukasi ini difokuskan pada penerapan hand hygiene (cuci tangan 6 langkah), etika batuk, penggunaan masker medis, hingga batasan interaksi selama di ruang perawatan. Penyuluhan dikemas secara interaktif dan diwarnai diskusi mengenai mitigasi risiko bagi keluarga yang membantu pasien tanpa Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, serta risiko mobilitas pendamping yang kerap keluar-masuk ruangan. Tim mahasiswa memberikan panduan praktis, seperti wajib mencuci tangan setelah menyentuh area bedside pasien atau saat baru kembali dari luar ruangan, serta himbauan untuk tidak makan di dekat tempat tidur pasien guna menekan risiko infeksi silang maupun infeksi nosokomial.

Kegiatan yang menyasar keluarga dan pendamping pasien ini diselenggarakan secara langsung di Ruang IRNA 4A Graha Trimed RSUA pada 9 April 2026. Pelaksanaan program PKRS ini berjalan sukses dengan bimbingan dari Herdina Mariyanti, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D. selaku Pembimbing Akademik, serta Devi Rahma S, S.Kep., Ns. Selaku Pembimbing Klinik.

Menjenguk keluarga yang sakit merupakan bentuk dukungan moral yang krusial, namun kurangnya pemahaman sering kali membuat keluarga rentan tertular atau justru membawa kuman dari luar. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi kesehatan masyarakat dan membangun kesadaran akan kedisiplinan kebersihan. Upaya pencegahan penyakit ini menjadi wujud nyata dukungan mahasiswa terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being).

“Meskipun keluarga tidak memakai APD lengkap seperti baju hazmat atau apron, perlindungan utama dan paling ampuh yang bisa dilakukan adalah disiplin menggunakan masker medis dan mematuhi aturan cuci tangan 6 langkah,” jelas perwakilan pemateri dari Kelompok 8 saat menanggapi pertanyaan warga. Tim juga menambahkan, “Keluarga adalah support system utama. Namun, untuk bisa merawat keluarga yang sakit, pendamping juga harus menjaga dirinya sendiri agar tetap sehat.”

Kegiatan penyuluhan ini berkaitan erat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:

  • SDGs 3: Good Health and Well-Being (Meningkatkan literasi kesehatan dan mencegah penularan infeksi HAIs).
  • SDGs 4: Quality Education (Memberikan edukasi yang mengedukasi masyarakat luas mengenai praktik kesehatan standar).

Melalui kegiatan PKRS ini, diharapkan paradigma keluarga pasien dapat berubah, menyadari bahwa rumah sakit bukan sekadar tempat perawatan, tetapi juga zona yang menuntut kedisiplinan kebersihan tingkat tinggi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi Mahasiswa Profesi Ners UNAIR bagi masyarakat dalam menekan angka Infeksi Terkait Layanan Kesehatan (Healthcare-Associated Infections/HAIs), sejalan dengan peran institusi pendidikan dalam mewujudkan target SDGs.

Penulis: Jasmine Dewi Zindagi/Perwakilan Kelompok 8 Profesi Ners KMB Unair

Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)