
NERS NEWS – Mahasiswa Praktik Profesi Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan B27 Kelompok 17 sukses melaksanakan Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit) PKRS pada hari Jumat (20/02/2025) di IRNA 3 Rumah Sakit Universitas Airlangga. Dalam PKRS ini, kelompok mengusung tema “Cegah Infeksi Setelah Operasi”.
Dengan mengusung kelompok menyampaikan materi yang mencakup pengertian infeksi dan infeksi luka operasi, tanda dan gejala infeksi yang perlu diwaspadai, serta faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya infeksi. Poin utama yang ditekankan dalam penyuluhan ini adalah cara pencegahan infeksi, baik selama perawatan di rumah sakit maupun setelah pasien berada di rumah.
Infeksi pasca operasi adalah infeksi yang terjadi pada luka setelah tindakan pembedahan. Kondisi ini umumnya muncul dalam 30 hari setelah operasi, bahkan bisa terjadi antara hari ke-5 hingga ke-10. Infeksi dapat menyerang bagian kulit (superfisial), jaringan yang lebih dalam, hingga organ tubuh.
Penting bagi pasien dan keluarga untuk mengenali tanda-tanda infeksi sejak dini, antara lain:
- Nyeri (Dolor)
- Panas pada area luka (Kalor)
- Bengkak (Tumor)
- Kemerahan (Rubor)
- Gangguan fungsi (Fungsio laesa)
- Muncul nanah (pus) pada luka
Untuk mencegah terjadinya infeksi dan mendukung proses penyembuhan yang optimal, pasien dan keluarga perlu melakukan perawatan secara mandiri dengan langkah-langkah berikut setelah pulang ke rumah:
- Ikuti seluruh anjuran dokter dalam merawat luka.
- Cuci tangan dengan 6 langkah sesuai anjuran WHO.
- Minum antibiotik sesuai resep hingga habis.
- Pastikan keluarga mencuci tangan sebelum melakukan kontak dengan pasien.
- Lakukan kontrol sesuai jadwal yang telah ditentukan.
PKRS ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dengan metode ceramah dan diskusi interaktif. Media edukasi yang digunakan berupa poster dan leaflet agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan ini turut didampingi oleh Ners Nandya selama pelaksanaan berlangsung.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa peserta tampak aktif mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah dijelaskan. Hal ini membuat suasana penyuluhan menjadi lebih interaktif dan menunjukkan bahwa kegiatan PKRS dapat terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar.
Melalui pelaksanaan PKRS ini, diharapkan pasien dan keluarga dapat memahami pentingnya pencegahan infeksi pasca operasi, mampu menerapkan langkah-langkah perawatan yang benar secara mandiri, serta berperan aktif dalam mendukung proses penyembuhan sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Penulis : Fadiya Rizkyna Asadanie
Editor : Alina Ramadani




